Berita

LSM Jarrak Ingatkan Manajemen Hollywing dan Finns Beach Club Patuhi Aturan Sepadan Pantai

MANGUPURA, jarrakposbali.com Pembangunan tempat hiburan yang berlokasi pinggir pantai di Kabupaten Badung, ternyata mendapat Perhatian serius dari LSM Jarrak Pusat

Dalam pembangunannya, LSM Jarrak meminta pihak manajemen Hollywing di Bali memperhatikan ketentuan dan aturan Berinvestasi yang benar. Jangan sampai investasi bernilai mahal tersebut justru melabrak aturan yang ada.

Hal tersebut disampaikan oleh Dewan Kebijakan LSM Jarrak Pusat I Putu Sudiartana, Senin (27/6/2022) pagi.

Menurutnya, pembangunan Finns Beach Club haruslah memperhatikan aturan yang ada terutama sepadan Pantai. Jangan sampai aturan tersebut dilabrak. Sehingga berpotensi menimbulkan Permasalahan.

“Kami sangat setuju dengan investasi di Bali karena investasi itu tentunya akan menambah Pendapatan bagi Bali dan masyarakat sekitar. Tapi investasi itu haruslah tetap mematuhi aturan atau ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: IISB SUMBANG APD KE BEBERAPA PUSKESMAS DI BALI
  Jarrak Travel

Menurut Sudiartana, aturan sepadan Pantai dibuat Pemerintah adalah untuk melindungi masyarakat ataupun investor dari Bencana alam yang mungkin saja terjadi.

Jika aturan sepadan pantai dilanggar, berpotensi membahayakan masyarakat, terutama penguncung dari gempuran ombak pantai ataupun membahayakan investor sendiri dari bahaya abrasi. Terlebih Finns Beach Club adalah tempat hiburan.

“Ini sudah pernah terjadi di Bali, bangunan atau tempat usaha yang melanggar sepadan pantai akhirnya timbul masalah bencana,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur LSM Jarrak Pusat Jhon Kelly Nahadin. Menurutnya, tidak ada alasan bagi manajemen Hollywing untuk tidak memperhatikan sepadan pantai dalam pembangunan

Baca Juga :  Operasi Keselamatan Agung 2022 di Bali Hanya 13 Hari

Jika nantinya pembangunan itu melanggar sepadan pantai, maka LSM Jarrak tegas akan menolak dan meminta pihak Pol PP setempat untuk membongkar bangunan. Mengingat Bangunan usaha yang tidak memperhatikan sepadan pantai sangat membahayakan pengunjung.

“Kami juga meminta pemerintah daerah setempat agar tidak memberikan ijin kepada pihak manajemen jika itu pembamgunannya melanggar sepadan pantai. Kami dari LSM Jarrak akan terus mengawalnya,” pungkasnya.(ded)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: