Berita

Biadab…! Sebelum Dibunuh, Pegawai Bank Ini Diduga Sempat Dianiaya Pelaku

DENPASAR, jarrakposbali.com ! Kasus Gusti Agung Mirah Lestari, pegawai Bank BPD Bali yang ditemukan tewas dalam got di pinggir jalan raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana beberapa waktu lalu terus bergulir.

Tim Ditkrimum Polda Bali dan Sat Reskrim Polres Jembrana telah melakukan olah TKP penemuan korban. Saat ini Polda Bali dan Polres Jembrana memfokuskan penyelidikan terhadap teman-teman dekat korban dan melacar keberadaan mobil korban yang raib.

“Korban diduga kuat merupakan korban pembunuhan. Pelaku juga sempat melakukan penganiayaan berat terhadap korban,” terang Dirreskrimum Polda Bali, Kombes Pol. Surawan kepada wartawan, Sabtu (27/8/2022).

Baca Juga :  NEW NORMAL: TRANSMISI LOKAL BUAT BULELENG BELUM NYAMAN

Dugaan tersebut diperkuat dengan hasil otopsi korban. Sebelum dihabisi, pelaku sempat melakukan penganiayaan berat. Ini terlihat dari luka yang ditemukan pada jenazah korban.

Hasil otopsi dari forensik di RSUP Prof. Ngoerah menurut Surawan, ditemukan bekas-bekas dugaan penganiayaan sebelum korban meninggal. Dua luka itu di bagian dada ke atas yang menjadi penyebab tewasnya korban.

Sementara itu Kapolres Jembrana, AKBP Dewa Gde Juliana, dalam keterangan tertulisnya mengatakan, penyelidikan kasus ini masih terus dilakukan. Bahkan anggotanya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku ke Pulau Jawa. Itu setelah diperoleh informasi, bahwa mobil Honda Brio DK 1792 FAL milik korban sudah menyeberang ke Jawa.

Baca Juga :  Wakil Bupati Klungkung Made Kasta, Bersama Ajik Krisna, Cara Kreatip dan Inovasi di Masa Pandemi
  Jarrak Travel

Dijelaskan pula, dalam kasus ini sudah ada 6 orang saksi yang dimintai keterangan. Polisi juga menemukan HP Samsung milik korban di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk di wilayah Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan. Dimana ponsel tersebut ditemukan sudah tanpa SIM Card dan memori.(ded)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: