1 UPDATE PENANGGULANGAN COVID-19 BALI, MINGGU 27 SEPTEMBER 2020 - Jarrak Pos Bali
29 Oktober 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

UPDATE PENANGGULANGAN COVID-19 BALI, MINGGU 27 SEPTEMBER 2020

2 min read

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Tim GTPP COVID-19 Provinsi Bali, menyampaikan informasi tentang perkembangan pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per hari ini mencatat pertambahan kasus TERKONFIRMASI sebanyak 80 orang melalui transmisi lokal,
SEMBUH sebanyak 72 orang, dan meninggal dunia sebanyak 7 orang.

Humas Pemprov Bali melaporkan, jumlah kasus secara kumulatif Terkonfirmasi Positif 8.532 orang; Sembuh 6.987 orang (81,89%), dan Meninggal Dunia 254 orang (2,98%).

“Kasus Aktif per hari ini menjadi 1.291 orang (15,13%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering,” jelas Sekprov Bali Dewa Made Indra.

Baca Juga :  LIGA ITALIA: INTER KALAHKAN BENEVENTO 5-2

Dipaparkannya, sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000 bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

“Upaya pengendalian dan pencegahan ini bukan hanya tugas Pemerintah, namun menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, karena dampaknya sangat terasa terutama di bidang perekonomian rakyat,” sambungnya lagi.

Untuk memutus rantai penularan COVID-19, tegas Dewa Indra, maka keramaian dalam bentuk tajen disetiap Desa Adat harus dihentikan sementara, serta semua bentuk kegiatan adat yang melibatkan banyak orang, seperti pasangkepan, patedunan, dan sejenisnya supaya dilaksanakan dengan jumlah peserta yang sangat terbatas dengan tetap menaati Protokol Kesehatan Pencegahan COVID-19.

Baca Juga :  EKONOMI: NY PUTRI KOSTER INGIN PRODUK KERAJINAN LOKAL KUASAI PASAR

“Mari kita dukung upaya Pemerintah, dengan DISIPLIN melaksanakan Protokol Kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini,” pungkas pejabat asal Pemaron, Singaraja itu.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *