1
Rab. Sep 23rd, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

WORK FROM HOME: DISTAN BULELENG BAGI 500 BIBIT CABAI DAN 500 BIBIT TERONG

2 min read

KUBUTAMBAHAN-JARRAKPOSBALI.COM – Dinas Pertanian Buleleng, Bali, melakukan upaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Upaya ini dilakukan dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah lewat program Obor Pangan Lestari (Opal).

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian Buleleng Ir. I Made Sumiarta saat mendistribusikan lima ratus bibit cabai dan lima ratus bibit terong di kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kubutambahan, Kamis (28/5/2020).

Lima ratus bibit cabai dan lima ratus bibit terong ini didistribusikan kepada Kelompok Wanita Tani ( KWT) Manik Sari, KWT Mekar Nadi Desa Tamblang dan KWT Sari Nadi Desa Bengkala.

Sumiarta menjelaskan, dengan Opal ini Dinas Pertanian Buleleng dapat mendistribusikan Sepuluh ribu bibit yang sudah d buat. “Melalui program Opal Dinas Pertanian akan mendistribusikan sepuluh ribu bibit tananaman dengan rincian lima ribu bibit cabai dan lima ribu bibit terong,” terangnya

Menurutnya, pembagian bibit cabai dan bibit terong ini akan didistribusikan secara bertahap oleh Dinas Pertanian Buleleng. Hari ini dimulai dari kecamatan Kubutambahan.”Di Kecamatan Kubutambahan saat ini baru ada dua Desa yang mendapatkan bibit cabai dan bibit terong. Untuk KWT yang ada di Kota singaraja kami harapkan untuk hadir ke kantor untuk mengambil bibit. Hanya saja dengan situasi pandemi COVID-19 yang terjadi seperti sekarang tentunya harus mengikuti protokol kesehatan COVID-19,” ujar Sumiarta

Baca Juga :  BUDIARTAWAN: “KNOWLEDGE IS POWER, SIAPA UNGGUL IPTEK AKAN KUASAI DUNIA”

Lebih lanjut, Sumiarta meminta masyarakat Kecamatan Kubutambahan dan juga KWT yang ada untuk memanfaatkan pekarangan rumahnya. Pemanfaatan dilakukan untuk meningkatkan jumlah tumbuhan pertanian seperti tanaman cabai dan juga terong. ”Melalui program opal ini diharapkan para ibu-ibu kelompok KWT bisa memanfaatkan pekarangan rumahnya supaya produktivitas pertanian khususnya cabai dan juga terong dapat meningkat,” pintanya

Di hari yang sama juga, Kadistan Sumiarta berkesempatan memberikan sembako kepada tenaga kontak penyuluh pertanian yang terdata di Dinas Pertanian Buleleng. Setidaknya ditengah pandemi covid-19 ini ada 28 tenaga kontrak penyuluh pertanian mendapatkan sembako. ”Kita ketahui dengan adanya pandemi ini seluruh masyarakat terkena dampak baik itu masyarakat umum maupun tenaga kontrak. Jadi, hari ini juga kami bagikan sembako kepada tiga tenaga kontrak penyuluh pertanian yang bertugas di Kecamatan kubutambahan,” imbuhnya.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: BULELENG SEDANG SIAPKAN SKEMA WFO

Paket sembako yang diberikan Dinas Pertanian meliputi lima kilogram beras layak konsumsi, minyak goreng satu liter dan juga bawang merah setengah kilogram. Made Sumiarta mengatakan diberikannya bawang merah sebagai pelengkap paket sembako dikarenakan mengantisipasi kenaikan harga dan juga untuk menambah bumbu dapur. ”Bukan hanya bawang merah saja, mungkin kedepan kita bisa berikan produk-produk pertanian lainnya,” tutupnya.

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *