1
Ming. Sep 20th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

DEWAN BULELENG TERIMA NOTA PENGANTAR BUPATI ATAS RANPERDA PERUBAHAN APBD 2020

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Bupati Buleleng, Bali, yang diwakili oleh Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp. OG, menyampaikan Nota Pengantar atas Rancangan Peraturan Daerah kabupaten Buleleng Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Darah (PAPBD) Tahun Anggaran 2020 pada Rapat Paripurna Dewan, di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Buleleng, Jumat (28/8/2020).

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna,SH yang dilaksanakan dengan tetap memperhatikan Protokol kesehatan penanganan Covid-19, hadir dalam acara tersebut, Sekda Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd., Asisten dan Tim Ahli Bupati, Ketua Komisi-komisi DPRD Buleleng, Sementara para anggota DPRD dan Undangan lainnya mengikuti jalanya rapat melalui ruangan masing-masing secara teleconfrence.

Dalam Nota pengantarnya yang dibacakan Wakil Bupati Buleleng menyampaikan bahwa Ranperda PAPBD Tahun Anggaran 2020 merupakan penjabaran lebih lanjut dari Nota Kesepakatan bersama, antara Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD tentang Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Buleleng Tahun Anggaran 2020 (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Buleleng Tahun Anggaran 2020 (PPAS-P), sesuai dengan amanat pasal 22 dan 23 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Baca Juga :  LIGA CHAMPIONS: THE DEFENDING CHAMPIONS LIVERPOOL IS GONE

Lebih jauh disampaikan bahwa Pertimbangan dilakukannya PAPBD Tahun Anggaran 2020, selain pemanfaatan Silpa Tahun Anggaran 2019, juga dalam rangka penyesuaian asumsi kebijakan pendapatan, baik PAD maupun dana transfer ke daerah dan dana desa, serta kebijakan belanja sehubungan terjadinya pandemi COVID-19 yang memerlukan beberapa pergeseran dan penyesuaian.

Anggaran Pendapatan Daerah dirancang mengalami penurunan sebesar Rp 283,82 miliar lebih atau 12,23 %, sehingga setelah perubahan menjadi Rp 2,03 triliun lebih dari sebelum perubahan sebesar Rp 2,32 triliun lebih, belanja daerah dirancang mengalami penurunan sebesar Rp 238,83 miliar lebih atau 10,18%, sehingga setelah perubahan menjadi Rp 2,10 triliun lebih dari sebelum perubahan sebesar Rp 2,34 triliun lebih, pembiayaan daerah yang terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah dan pengeluaran pembiayaan daerah dalam perubahan anggaran ini dirancang mengalami peningkatan sebesar Rp 44,99 milyar lebih atau 170,18% sehingga setelah perubahan menjadi Rp 71,43 miliar lebih dari sebelum perubahan sebesar Rp 26,43 miliar lebih.

Baca Juga :  MAN OF THE MATCH: DISIA-SIAKAN ARSENAL, SERGE GNABRY JADI BINTANG DI BAYERN MUNCHEN

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Buleleng juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan Anggota DPRD, serta para pihak yang terlibat dalam proses pembahasan Ranperda ini, serta berharap pembahasannya dapat berjalan dengan lancar, sehingga Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 dapat segera ditetapkan.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *