BeritaBulelengDaerahOlahraga
Trending

286 Karateka INKAI Buleleng Ikuti Gashuku dan Ujian Penurunan Kyu

SINGARAJA, jarrakposbali.com – Sebanyak 286 orang kohai atau karateka Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Buleleng mengikuti gashuku dan ujian penurunan kyu. Kegiatan ini berlangsung pada hari Minggu, 10 Desember 2023 pukul 08.00 WITA di GOR Bhuana Patra Singaraja.

Tercatat, dari 286 orang karateka tersebut, terbagi dalam 121 karateka sabuk putih, 44 karateka sabuk kuning, 48 karateka sabuk oranye, 43 karateka sabuk hijau, 25 orang karateka sabuk biru kyu 5, satu orang karateka sabuk biru kyu 4, dan empat orang karateka sabuk coklat.

Ketua Harian INKAI Buleleng, Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG., mengatakan bahwa kegiatan ini sebenarnya menjadi rutinitas, untuk menyatukan persepsi mengenai gerakan serta teknik dalam berkarate.

Meskipun sebagai rutinitas, tetapi INKAI Buleleng tidak abai atas proses-proses yang ditunjukkan oleh para karatekanya. Sehingga kegiatan ini, secara tidak langsung menjadi jaring atlet-atlet yang berpotensi berprestasi, tak hanya di kancah regional maupun nasional tetapi juga internasional.

“Ini sama seperti lembaga pendidikan, untuk ke jenjang lebih tinggi harus melalui proses ujian. Dan dari sini pun kita lihat karateka yang memiliki modal untuk kita bawa berprestasi,” ujar pria yang akrab disapa Dokter Caput itu, di sela-sela kegiatan.

Ketua Harian INKAI Buleleng, Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG., alias Dokter Caput. Foto: Franz Jr.
Ketua Harian INKAI Buleleng, Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG., alias Dokter Caput. Foto: Franz Jr.

Dokter Caput mengatakan bahwa INKAI Buleleng bersama sejumlah perguruan karate yang ada di Buleleng yang bernaung di bawah Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Buleleng, selalu menjalin komunikasi dan kerja sama dalam berkarate.

Hal ini pun berbuah manis, dengan raihan emas dan juara umum satu cabang olahraga karate di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2022 dan 2019 lalu.

Tak hanya itu saja, dalam mendorong para karateka untuk tetap semangat berprestasi, Dokter Caput bersama pengurus lembaga karate tersebut juga merangkul keluarga para karateka, menjadi keluarga besar INKAI Buleleng.

“Tidak saja anaknya kita didik dan bina sebagai karateka, tetapi keluarganya kita rangkul menjadi keluarga besar INKAI Buleleng, yang memiliki tanggung jawab sama terhadap prestasi anaknya di karate,” pungkas pria yang juga Ketua Umum FORKI Buleleng itu. (fJr/JP)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button