1
Connect with us

Berita

ANEH! SEKOLAH LIBUR, TAPI RETRIBUSI KANTIN SEKOLAH TETAP DIPUNGGUT

Published

on

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Sejumlah pengelola kantin sekolah di Buleleng, Bali, mengeluh atas punggutan retribusi kantin sekolah yang terus dilakukan saat sekolah-sekolah sedang libur akibat wabah COVID-19.

Sejumlah penyewa kantin sekolah SD dan SMP yang merasa tidak kuat lagi dengan aksi punggutan itu mesadu ke salah satu tokoh Bali yang juga polisi NasDem, Nyoman Tirtawan.

Data yang diperoleh media ini menyebutkan bahwa punggutan kantin sekolah itu mulai dilakukan per bukan Januari 2020 hingga bulan Juni ini dengan jumlah yang sangat besar yakni Rp 180.000 per bulan perkantin.

Nah, bila benar penunggutan itu sebesar Rp 180.000 perkantin setiap bulan maka pertahun bisa sekitar Rp 1.038.960.000. Ini lantaran jumlah SD di Kabupaten Buleleng sekitar 481 sekolah. Kabarnya, punggutan itu baru mulai bulan Januari 2020 dan hingga Juni sudah terpunggut Rp 500.000.000.

Bagaimana tanggapan Plt Kadisdikpora Buleleng Made Astika, S.Pd, MM? “Retribusi kantin itu tergantung pada luas meja yang mereka gunakan,” jawab Astika.

Kata dia, retribusi itu dipunggut berdasar MoU atau perjanjian. “Setiap sekolah dengan kantin ada perjanjian. Ada Naskah perjanjian, dan biaya tidak kantin tidak sama,” paparnya.

Baca Juga :  NARKOBA: POSITIF, PARANORMAL ROY KIYOSHI KONSUMSI PSIKOTROPIKA JENIS BENZO

Astika mengungkapkan bahwa MoU baru ditandatangani bulan Februari 2020 sedangkan punggutan retribusi dilaksanakan bulan Maret 2020. “Punggutannya bulan Maret tetapi begitu tanggal 16 Maret mulai berstatus virus corona maka punggutan hanya bulan Maret saja. Setelah (bulan Maret) itu tidak ada punggutan. Sampai saat ini tidak ada retribusi lagi,” ungkapnya.
“Jadi selama COVID-19 tidak punggutab, apakah punggutan liar atau apa namanya tidak ada. Jadi selama ini hanya sekali membayar bulan Maret itu saja, dan hasilnya cuma sekitar Rp 20 juta,” tambahnya lagi.

Menjawab pertanyaan, Astika mengakui bahwa di beberapa sekolah ada kerjasama dengan desa adat setempat. “Hanya ada yang memang sebelum sekolah itu berdiri sudah ada kesepakatan antara pemerintahan desa dengan desa adat. Karena ada perjanjian di awal sehingga itu yang kita bijaksanai,” jelas Astika.

Bagaimana ke depannya? “Itu satu dua sekolah saja, tidak banyak. Ke depan tentunya secara perlahan memberikan pemahaman, baik kepada adat kalau MoU dengan adat, dengan desa dinas kalau MoU-nya dengan desa dinas,” jawabnya.

Baca Juga :  MAHASISWA UM KEMBANGKAN OLAHAN KOPI SELOREJO,BISA JADI ALTERNATIF IDE BISNIS DI ERA NEW NORMAL

Sementara Kepala BKD dan Pendapatan Daerah Kabupaten Buleleng Drs Gede Sugiartha Widiada, M.Si, secara terpisah menjelaskan bahwa pemungutan retribusi kantin sekolah baik SD maupun SMP di Kabupaten Buleleng diatur dalam Perda Kabupaten Buleleng No 1 Tahun 2020 tentang perubahan atas Perda No 23 Tahun 2011 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah.

Kata dia, jumlah retribusi kantin sekolah tidak sebombastis data yang diperoleh media ini. Sugiartha menyebutkan bahwa jumlah retribusi kantin sekolah bervariasi sesuai jumlah siswa sekolah bersangkuta. Diuraikan mantan Kabaghumas dan Protokol Pemkab Buleleng itu bahwa katergori pertama, sekolah yang memiliki siswa 120 ke atas dikenakan Rp 20 ribu permeter persegi perbulan.

“Sedangkan sekolahnya yang siswanya di bawah 120 siswa dikenakan Rp 12.500 permeter persegi perbulan,” jelas Sugiartha. “Tidak benar kalau retribusinya sampai Rp 180 ribu,” bantah Sugiartha.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

VIRUS CORONA: KEMENKES TETAPKAN BIAYA RAPID TEST TERTINGGI RP 150 RIBU

Published

on

By

JAKARTA-JARRAKPOSBALI.COM – Keluhan masyarakat tentang biaya selangit rapid test selama ini direspon Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Sebagai respon terhadap keluhan masyarakat itu, Ditjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI akhirnya menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/I/2875/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Rapid Test Antibodi.

Terus berapa biaya rapid test versi Kemenkes RI? Berdasarkan SE ini bahwa tarif tertinggi rapid test sebesar Rp 150.000.

Baca Juga :  KETUM DEMOKRAT, AHY: “PERPPU N0 1/2020 JANGAN JADI PERPPU SAPU JAGAT”

“Batasan tarif tertinggi sebagaimana dimaksud pada angka 1 berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriktaan rapid test antibodi atas permintaan sendiri,” demikian bunyi salah satu poin SE yang ditandangani Dirjen Pelayanan Kesehatan pada Kemenkes, Bambang Wibowo tertanggal 6 Juli 2020 tersebut seperti dilansir WE Online.

Masih menurut SE tersebut disebutkan bahwa pemeriksaan rapid test antibodi dilaksanakan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dan berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  FURY-WILDER II: DICACAH FURY, WILDER NYERAH DI RONDE KE-7

“Fasilitas pelayanan kesehatan atau pihak yang memberikan pelayanan pemeriksaan rapid test antibodi dapat mengikuti batasan tarif tertinggi yang ditetapkan,” bunyi poin terakhir SE.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading

Berita

BESOK GUBERNUR BALI TINJAU PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI BEBERAPA OBJEK WISATA

Published

on

By

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Besok Bali masuk dalam era baru yang disebut tatanan kehidupan era baru atau lazim disebut new normal.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Bali telah menggelar Upacara Pamahayu Jagat dalam rangka Penerapan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru di Bali bertepatan dengan Purnama Kasa, Minggu (5/7/2020) di Pura Agung Besakih.

Dua hari kemudian, Selasa (7/7/2020) dilanjutkan melaksanakan rapat yang diikuti Bupati/Walikota, Wakil Ketua DPRD dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) se-Bali di Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar. Seluruh peserta menyepakati untuk secara resmi melaksanakan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru mulai Kamis (9/7/2020).

Untuk memastikan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru berjalan dengan baik, maka Kamis (9/7) besok Gubernur Bali bersama Forkopimda akan melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah objek wisata.

Baca Juga :  MANTAN KARYAWAN CURI BRANKAS MILIK WARUNG MIE KOBER

Sebelumnya, Gubernur Bali telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 3355 Tahun 2020 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru. Hal ini diungkapkan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Rabu (8/7/2020) siang di Denpasar.

“Besok Gubernur bersama Forkopimda akan melaksanakan peninjauan lapangan terkait penerapan protokol tata kehidupan era baru. Beberapa objek yang akan dituju diantaranya Bali Safari Marine Park di Gianyar, Kertagosa di Klungkung, Mall Beachwalk dan Pantai Kuta, Badung,” ungkap Dewa Indra seperti dilaporkan Humas Pemprov Bali.

Baca Juga :  NARKOBA: POSITIF, PARANORMAL ROY KIYOSHI KONSUMSI PSIKOTROPIKA JENIS BENZO

Kata Dewa Indra, pemberlakuan Tatanan Kehidupan Era Baru tersebut dilaksanakan mengingat dampak pandemi COVID-19 sudah cukup lama tanpa ada kepastian kapan akan berakhir. Oleh karena itu, pemerintah perlu bersikap untuk menghidupkan kembali aktivitas perekonomian di Bali yang terpukul karena terhentinya sektor pariwisata.

“Saya mohon agar dalam melaksanakan aktivitas tetap menerapkan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru secara tertib, disiplin, dan dengan rasa penuh tanggung jawab, seperti selalu memakai masker/pelindung wajah, menjaga jarak, tidak berkerumun, rajin mencuci tangan, dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta menjaga daya tahan tubuh,” pintanya.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading

Berita

UPDATE PENANGGULANGAN COVID-19 RABU, 8 JULI 2020

Published

on

By

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Bali per Rabu (8/7/2020).

Dari data yang disampaikan GTPP COVID-19 Provinsi Bali menyebutkan bahwa jumlah pasien positif bertambah 31 orang WNI terdiri dari 30 Transmisi Lokal dan 1 Imported Case. Secara kumulatif total pasien positif berjumlah 1.971 orang.

Baca Juga :  SEBUAH CATATAN: SIAPA BISA HENTIKAN LIVERPOOL JUARA PREMIER LEAGUE 2019-2020?

Sementara jumlah pasien yang telah sembuh sampai saat ini sejumlah 1.079 orang. Hari ini bertambah 45 orang WNI pasien transmisi lokal yang sembuh.

Jumlah pasien yang meninggal untuk hari ini tidak ada. Sehingga secara kumulatif sampai hari ini berjumlah 25 orang (23 orang WNI dan 2 orang WNA).

Pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) berjumlah 867 orang yang dirawat di 14 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Gran Mega dan BPK Pering.

Baca Juga :  WABUP SUTJIDRA MINTA BPD HARUS BANGUN SINERGITAS DENGAN PEMDES

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading

Trending