1
Ming. Sep 27th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

OWWW… WABUP SUTJIDRA JANJI BANGUN GEDUNG BARU UNTUK PMI BULELENG

2 min read

Foto Ist: Wabup Buleleng Nyoman Sutjidra

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Wakil Bupati (Wabup) Buleleng, Bali, Nyoman Sutjidra, berjanji akan segera membangun gedung baru untuk Palang Merah Indonesia (PMI) Buleleng.

Kata Sutjidra, kehadiran gedung baru itu bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja PMI Buleleng. Rencananya pembangunan gedung baru ini akan dilakukan tahun depan (tahun 2021) secara bertahap.

Kata dia, pembangunan gedung kantor ini ditujukan untuk menunjang serta mengoptimalkan kinerja PMI Kabupaten Buleleng. Beberapa kegiatan PMI seperti kegiatan kemanusiaan maupun kesehatan agar dapat dilakukan dengan maksimal.

Hal tersebut dirasa penting karena kesehatan menjadi bekal utama dalam melakukan berbagai aktivitas. Selama ini, PMI Buleleng ditempatkan satu gedung dengan RSUD Buleleng, sehingga kedepan gedung kantor khusus untuk PMI akan diwujudkan agar dapat menampung alat-alat tambahan yang diperlukan dalam kegiatan PMI.

Baca Juga :  LDP GEROKGAK-GATE: KEJATI BALI SERAHKAN TERSANGKA DAN BB KE JPU KEJARI BULELENG

“Rencananya tahun depan akan kami wujudkan, saat ini kami usahakan untuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) nya dulu,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/1/2020) pagi.

Saat ini, lanjut Wabup Sutjidra, PMI sendiri sudah mengusulkan permohonan hibah bangunan kepada Pemkab Buleleng. Bangunan yang rencannya akan dipakai yakni bangunan eks Kantor Lurah Kendran. Mengingat keuangan di Pemkab Buleleng difokuskan pada program-program pembedayaan masyarakat, sehingga belum mencukupi untuk pembangunan gedung tersebut. Gedung kantor PMI akan dibangun bersinergi dengan gedung perawatan RSUD Buleleng.

“Jadi kita betul-betul akan meciptakan gedung mandiri untuk PMI dilengkapi dengan alat-alat yang memadai,” tambahnya.

Baca Juga :  FWJ GERUDUK BALAIKOTA, DESAK SINGKIRKAN PEMBISIK BUSUK GUBERNUR DKI

Dipaparkannya, memang jika dilihat dari beberapa cabang PMI yang berada di tiap-tiap Kabupaten di Bali, belum mempunyai bangunan sendiri, yakni kebanyakan digabung dengan rumah sakit. Jika PMI Kabupaten Buleleng memiliki gedung sendiri dan memadai serta dilengkapi dengan alat-alat tambahan yang dapat menunjang kinerja PMI, sudah tentu pelayanan kesehatan di Buleleng semakin baik.

Selain itu, sambung dia, sesuai petunjuk dari Pemerintah Pusat, keberadaan Unit Transfusi Darah (UTD) jika memungkinkan nantinya berada terpisah dengan rumah sakit. “Itu yang akan kami lakukan untuk memaksimalkan tupoksi PMI, Gedung PMI yang dilengkapi dengan pelayanan UTD,” pungkas Wabup Sutjidra.

Penulis: Junior
Editor: Francelino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *