BeritaDaerahKlungkungPariwisataSeni Budaya
Trending

Pramusti Kreatif, Bali Bangkit Tahun 2022 di Melangit Adventure Desa Bakas

SEMARAPURA, jarrakposbali.com | Dilonggarkanya kebijakan oleh Pemerintah Provinsi Bali dengan pemberlakuan Visa On Arrival (VOA), berimbas dengan menggeliatnya seluruh sektor Pariwisata Bali, begitu pula dengan meningkatnya permintaan  di dunia  hiburan tanah air dan khususnya Bali, hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pramusti Bali I Gusti Ngurah Murthana, pada acara podcast dengan jarrakpos media group di Melangit Adventure, Desa Bakas, Klungkung, Minggu (29/5/2022).

Pramusti Bali berdiri sejak 30 juni 2004 , dengan visi “lnsan Seni Bersatu Melestarikan Seni Budaya Menuju Ajeg Bali” dengan beragam kegiatan telah dilaksanakan seperti, pentas seni musik, drama musikal, kolaborasi seni, apresiasi seni, dan juga kegiatan sosial, lingkungan, olahraga dan kesehatan.

Disampaikannya juga bahwa berkumpulnya insan seni musik Bali di Melangit Adventure adalah untuk mendekatkan kebersamaan mereka pasca pandemi covid-19.

Pihaknya selalu berinovasi dalam melakukan aktivitas, dan diawal pandemi mereka melakukan aktivitas dengan cara online.

“Kami juga melakukan penggalian dana dengan mengamen untuk membantu masyarakat yang terdampak covid-19 dengan cara online ,”tuturnya.

Jarrak Travel

Sementara itu Putu Sudiartana, dalam dialognya menyampaikan bahwa, ada beberapa artis yang senior tetapi tidak hadir dalam acara ini. Karena menurutnya acara ini penting dan merupakan bagian dari silahturahmi antara sesama insan seniman Bali.

Selanjutnya, Ajik Rahman menyampaikan bahwa ketidak hadiran dari rekan-rekan artis dalam acara ini disebabkan karena mereka kebetulan punya acara yang sama.

“Ketidak hadiran teman-teman karena mereka pas punya acara di jam yang sama dan kami sudah sikordinasi sebelumnya,”ungkapnya.

Baca Juga :  Hadiri Pujawali dan Bhakti Pengayar Pura Amerta Jati Loji Titi Luhur Tengger.

Terkait dengan cover lagu Sudiartana menyampaikan, apa yang menjadi strategi dari Paramusti untuk melindungi karya dari rekan – rekan seniman Bali.

“Karena terkadang cover lagu ini justru bisa membuat lebih terkenal dari penyanyi aslinya,” tegasnya.

Ajik Rahman dalam kesempatanya menyampaikan bahwa terkait dengan cover lagu ini terkait dengan hak cipta, awalnya pemegang hak cipta tidak begitu peduli ,tapi akhirnya sekarang menjadi boming dan justru lagu cover lebih ngetop daripada aslinya.

Pihaknya tidak bisa melarang cover lagu, tapi kalau cover itu dikomersilkan, harusnya dari pihak pengcover lagu harus bisa berbagi.

Diapun menambahkan akan melakukan seminar untuk memberikan wawasan kepada mereka. Bahwa cover itu mulia bisa mempopulerkan teman-teman yang di Bali

“Tetapi satu sisi kalau mereka mau ke arah komersil itu ada aturannya ,kita ada etika jadi tahu siapa pemilik lagu sesungguhnya,”ungkapnya.

Sudiartana menambahkan bahwa seniman Bali banyak yang tidak paham bagaimana caranya untuk mendapatkan copyright, karena untuk mendapatkannyapun harus di protokol Madrid, dan bukan mendaptarkan di Indonesia.

Baca Juga :  Resmi Ditutup, TMMD Kodim 1623/Karangasem Menjadi Momentum Pembangunan Untuk Kemajuan Masyarakat

“Ada ngak cara untuk memberikan pelajaran kepada artis Bali, agar mereka paham bahwa hak ciptanya mereka itu bisa melekat dan itu menjadi kebanggaan mereka sampai mati, dan bisa dilihat oleh generasinya,”imbuhnya.

Selanjutnya Ajik Rahman mengungkapkan, bahwa untuk saat ini seniman Bali harus melek teknologi, dengan adanya seminar yang dilakukan harusnya insan seni bisa hadir untuk agar tahu bagaimana tentang tatacara untuk bisa melegalkan hak ciptanya.Bagi para seniman yang sudah bermain di ranah sosial media seperti, youtube, sportify, iTunes.

Ditambahkannya juga bagi para seniman yang mengcover lagu diharapkan agar tetap menjaga etika dan minimal mengkonsumsikan kepada pemilik lagu aslinya.

“Kita ketahui bersama dalam setiap karya itu ada, unsur pencipta,penata musik, arranger dan produser,”tegasnya.

Saat ini saat insan seniman senj untuk tetap lebih berkarya karena sudah melewati pase dari Pandemi ke pase endemi .

“Mari kita tunjukkan bersama kepada masalah Bali, mari kita beraksi dengan karya-karya yang baru ,” saya rasa dalam waktu dekat ini banyak sudah anggota kami yang akan mengeluarkan album barunya, “pungkasnya.(JP/Td).

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: