1
Connect with us

Berita

VIRUS CORONA: GILIRAN 7.409 SATGAS GOTONG ROYONG DESA ADAT TERIMA BANTUAN BERAS

Published

on

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Usai memberi bantuan beras kepada 5.462 relawan penanganan COVID-19 di desa dan kelurahan di Kabupaten Buleleng, Bali, beberapa waktu lalu, kali ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kabupaten Buleleng menyerahkan bantuan insentif beras untuk Satuan Gugus Tugas Gotong Royong Desa Adat di Kabupaten Buleleng, Selasa (30/6/2020).

Sebanyak 7.409 orang Satgas Gotong Royong yang masing-masing diberikan beras seberat 15 kg perorang.

Penyerahan bantuan beras yang diselenggarakan di Lobi Kantor Bupati Buleleng Jalan Pahlawan No 1 Singaraja ini, diserahkan langsung oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, selaku Ketua GTPP Kabupaten Buleleng.

Saat itu, Bupati Buleleng didampingi Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna,SH, Sekkab Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ni Made Rousmini,S.Sos. Dalam penyerahan bantuan beras tersebut, hadir pula, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Gede Melandrat, SP., dan Kepala Inspektorat Buleleng I Putu Yasa, SH.,MM.

Baca Juga :  MAHA SURYA MOTOR BERBAGI KASIH: UCAPAN TERIMA KASIH UNTUK MASYARAKAT BULELENG

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Gede Melandrat, SP menjelaskan, penyerahan insentif ini sesuai dengan SK Bupati Buleleng Nomor 440/399/HK/2020 tentang Penerimaan Pengadaan Insentif Beras Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19 Bagi Satuan Tugas Gotong Royong Desa Adat di Kabupaten Buleleng Tahun 2020. Ia mengungkapkan, secara aturan semua Satgas Goting Royong bisa memperoleh insentif beras ini.

Baca Juga :  PARIWISATA: BULELENG GENCAR KEMBANGKAN PULUHAN DESA WISATA

“Semua bisa dapat insentif beras, tapi karena anggarannya terbatas maka kami utamakan untuk satgas yang bukan PNS, TNI, Polri, dan bukan perangkat Desa,” Ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, sebelumnya dirinya sempat meminta Desa Adat untuk membuat perarem pencegahan covid-19. Sehingga ia memberikan insentif ini sebagai apresiasi petugas dalam menegakan perarem tersebut.

“Sekarang sudah semua punya peraremnya, jadi mereka bisa bekerja lebih intens lagi, sehingga mereka meninggalkan pekerjaannya untuk menegakan perarem ini. Nah karena itulah kami memberikan bantuan beras ini sehingga tahapannya jelas,” pungkasnya.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

VIRUS CORONA: KEMENKES TETAPKAN BIAYA RAPID TEST TERTINGGI RP 150 RIBU

Published

on

By

JAKARTA-JARRAKPOSBALI.COM – Keluhan masyarakat tentang biaya selangit rapid test selama ini direspon Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Sebagai respon terhadap keluhan masyarakat itu, Ditjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI akhirnya menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/I/2875/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Rapid Test Antibodi.

Terus berapa biaya rapid test versi Kemenkes RI? Berdasarkan SE ini bahwa tarif tertinggi rapid test sebesar Rp 150.000.

Baca Juga :  HR GALUNGAN: POLSEK KUBUTAMBAHAN AMANKAN SITUASI PERAYAAN GALUNGAN

“Batasan tarif tertinggi sebagaimana dimaksud pada angka 1 berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriktaan rapid test antibodi atas permintaan sendiri,” demikian bunyi salah satu poin SE yang ditandangani Dirjen Pelayanan Kesehatan pada Kemenkes, Bambang Wibowo tertanggal 6 Juli 2020 tersebut seperti dilansir WE Online.

Masih menurut SE tersebut disebutkan bahwa pemeriksaan rapid test antibodi dilaksanakan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dan berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  BULAN DANA: PMI BULELENG DAPAT RP 260 JUTA

“Fasilitas pelayanan kesehatan atau pihak yang memberikan pelayanan pemeriksaan rapid test antibodi dapat mengikuti batasan tarif tertinggi yang ditetapkan,” bunyi poin terakhir SE.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading

Berita

BESOK GUBERNUR BALI TINJAU PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI BEBERAPA OBJEK WISATA

Published

on

By

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Besok Bali masuk dalam era baru yang disebut tatanan kehidupan era baru atau lazim disebut new normal.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Bali telah menggelar Upacara Pamahayu Jagat dalam rangka Penerapan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru di Bali bertepatan dengan Purnama Kasa, Minggu (5/7/2020) di Pura Agung Besakih.

Dua hari kemudian, Selasa (7/7/2020) dilanjutkan melaksanakan rapat yang diikuti Bupati/Walikota, Wakil Ketua DPRD dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) se-Bali di Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar. Seluruh peserta menyepakati untuk secara resmi melaksanakan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru mulai Kamis (9/7/2020).

Untuk memastikan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru berjalan dengan baik, maka Kamis (9/7) besok Gubernur Bali bersama Forkopimda akan melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah objek wisata.

Baca Juga :  NYEPI DI TENGAH SERANGAN CORONA: BUPATI PAS AJAK MASYARAKAT PERKUAT CATUR BRATA PENYEPIAN

Sebelumnya, Gubernur Bali telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 3355 Tahun 2020 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru. Hal ini diungkapkan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Rabu (8/7/2020) siang di Denpasar.

“Besok Gubernur bersama Forkopimda akan melaksanakan peninjauan lapangan terkait penerapan protokol tata kehidupan era baru. Beberapa objek yang akan dituju diantaranya Bali Safari Marine Park di Gianyar, Kertagosa di Klungkung, Mall Beachwalk dan Pantai Kuta, Badung,” ungkap Dewa Indra seperti dilaporkan Humas Pemprov Bali.

Baca Juga :  BULAN DANA: PMI BULELENG DAPAT RP 260 JUTA

Kata Dewa Indra, pemberlakuan Tatanan Kehidupan Era Baru tersebut dilaksanakan mengingat dampak pandemi COVID-19 sudah cukup lama tanpa ada kepastian kapan akan berakhir. Oleh karena itu, pemerintah perlu bersikap untuk menghidupkan kembali aktivitas perekonomian di Bali yang terpukul karena terhentinya sektor pariwisata.

“Saya mohon agar dalam melaksanakan aktivitas tetap menerapkan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru secara tertib, disiplin, dan dengan rasa penuh tanggung jawab, seperti selalu memakai masker/pelindung wajah, menjaga jarak, tidak berkerumun, rajin mencuci tangan, dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta menjaga daya tahan tubuh,” pintanya.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading

Berita

UPDATE PENANGGULANGAN COVID-19 RABU, 8 JULI 2020

Published

on

By

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Bali per Rabu (8/7/2020).

Dari data yang disampaikan GTPP COVID-19 Provinsi Bali menyebutkan bahwa jumlah pasien positif bertambah 31 orang WNI terdiri dari 30 Transmisi Lokal dan 1 Imported Case. Secara kumulatif total pasien positif berjumlah 1.971 orang.

Baca Juga :  BULAN DANA: PMI BULELENG DAPAT RP 260 JUTA

Sementara jumlah pasien yang telah sembuh sampai saat ini sejumlah 1.079 orang. Hari ini bertambah 45 orang WNI pasien transmisi lokal yang sembuh.

Jumlah pasien yang meninggal untuk hari ini tidak ada. Sehingga secara kumulatif sampai hari ini berjumlah 25 orang (23 orang WNI dan 2 orang WNA).

Pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) berjumlah 867 orang yang dirawat di 14 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Gran Mega dan BPK Pering.

Baca Juga :  MAHA SURYA MOTOR BERBAGI KASIH: UCAPAN TERIMA KASIH UNTUK MASYARAKAT BULELENG

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading

Trending