1 VIRUS CORONA: GILIRAN 7.409 SATGAS GOTONG ROYONG DESA ADAT TERIMA BANTUAN BERAS - Jarrak Pos Bali
23 Oktober 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

VIRUS CORONA: GILIRAN 7.409 SATGAS GOTONG ROYONG DESA ADAT TERIMA BANTUAN BERAS

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Usai memberi bantuan beras kepada 5.462 relawan penanganan COVID-19 di desa dan kelurahan di Kabupaten Buleleng, Bali, beberapa waktu lalu, kali ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kabupaten Buleleng menyerahkan bantuan insentif beras untuk Satuan Gugus Tugas Gotong Royong Desa Adat di Kabupaten Buleleng, Selasa (30/6/2020).

Sebanyak 7.409 orang Satgas Gotong Royong yang masing-masing diberikan beras seberat 15 kg perorang.

Penyerahan bantuan beras yang diselenggarakan di Lobi Kantor Bupati Buleleng Jalan Pahlawan No 1 Singaraja ini, diserahkan langsung oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, selaku Ketua GTPP Kabupaten Buleleng.

Saat itu, Bupati Buleleng didampingi Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna,SH, Sekkab Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ni Made Rousmini,S.Sos. Dalam penyerahan bantuan beras tersebut, hadir pula, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Gede Melandrat, SP., dan Kepala Inspektorat Buleleng I Putu Yasa, SH.,MM.

Baca Juga :  REKOMENDASI TAHAP IV PDIP: 6 PASANGAN CABUP/CAWABUP BALI DIUMUMKAN

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Gede Melandrat, SP menjelaskan, penyerahan insentif ini sesuai dengan SK Bupati Buleleng Nomor 440/399/HK/2020 tentang Penerimaan Pengadaan Insentif Beras Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19 Bagi Satuan Tugas Gotong Royong Desa Adat di Kabupaten Buleleng Tahun 2020. Ia mengungkapkan, secara aturan semua Satgas Goting Royong bisa memperoleh insentif beras ini.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: BANTUAN 40 TON ALKES TIBA DI INDONESIA KAMIS MALAM

“Semua bisa dapat insentif beras, tapi karena anggarannya terbatas maka kami utamakan untuk satgas yang bukan PNS, TNI, Polri, dan bukan perangkat Desa,” Ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, sebelumnya dirinya sempat meminta Desa Adat untuk membuat perarem pencegahan covid-19. Sehingga ia memberikan insentif ini sebagai apresiasi petugas dalam menegakan perarem tersebut.

“Sekarang sudah semua punya peraremnya, jadi mereka bisa bekerja lebih intens lagi, sehingga mereka meninggalkan pekerjaannya untuk menegakan perarem ini. Nah karena itulah kami memberikan bantuan beras ini sehingga tahapannya jelas,” pungkasnya.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *