1
Sel. Sep 22nd, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

LAKALANTAS: MIO VERSUS TRUK, 1 TEWAS, 1 LUKA BERAT

2 min read

SERIRIT-JARRAKPOSBALI.COM – Kecelakaan maut terjadi di jalan Pantura Seririt-Gerokgak, Km 25,500 tepatnya di Banjar Dinas Tegal Lamben, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali.

Lakalantas yang terjadi Senin (30/3/2020) pukul 13.00 wita ini melibat sepeda motor Yamaha MIO DK 2934 UC versus truk P 9311 UV . Pengemudi motor Yamaha MIO DK 2934 UC bernama Ketut Darmawan, 55, yang sehari-hari sebagai PNS (TU SMPN 2 Banjarasem), meninggal dunia di TKP.

Darmawan menderita patah paha kaki kanan, lecet pada wajah,lengan tangan kanan patah, sehingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Korban luka berat bernama Wayan Sudiastini, 56, yang dibonceng oleh korban meninggal dunia Darmawan, pengendara motor Yamaha MIO DK 2934 UC. Sudiastini beralamat di Banjar Dinas Delod Rurung, Desa Banjarasem. Korban mengalami patah pada tangan kanan dan tangan kiri , luka pada kepala belakang, sedang dirawat di RS Santi Graha Seririt.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: ALUMNI SMANSA SINGARAJA ANGKATAN 79 SUMBANG KEBUTUHAN POKOK DI RSP GIMAS

Sementara sopir truk P 9811 UV bernama Alek Widarsono, 39, dalam keadaan sehat.

Bagaimana kronologis kejadiannya? Kasubbaghumas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya, SH, menceritakan, lakalantas naas tersebut merupakan kesalahan sopir truk yang terlalu mengambil haluan ke kanan.

“Kejadian ini berawal dari kendaraan truk P 9811 UV datang dari arah timur menuju ke barat, sedangkan Spm Yamaha Mio Dk 2934 UC datang dari arah barat menuju ke timur. Nah, pada saat di TKP truk mengambil haluan terlalu ke kanan setelah menikung sehingga terjadi laka lantas,” jelas Sumarjaya mengutip laporan polisi yang disampaikan Satlantas Polres Buleleng .

Baca Juga :  LA LIGA: BARCELONA “CUCI GUDANG”, JUAL DELAPAN PEMAIN ANDALAN

Padahal jalur itu badan jalan beraspal Hotmix, jalan lurus,jalan umum, pandangan tidak terhalang, serta permukaan badan jalan kering karena memang tidak terjadi hujan. “Akibat kejadian itu, satu ornag meninggal dunia, satu orang luka berat dan kerugian materil mencapai Rp 10 .000.000,” papar Sumarjaya.

Penulis: Junior
Editor: Francelino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *