1
Sab. Sep 19th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

KORUPSI: MANTAN KEPALA BPN DENPASAR TRI NUGRAHA BUNUH DIRI DI KEJATI BALI

2 min read

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Ironis, sebelum palu hakim ketok, ternyata tersangka kasus tindak pidana korupsi dalam kasus mantan Wagub Bali Ketut Sudikerta, yang juga mantan Ketua BPN Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Tri Nugraha, 53, mendahului vonis hakim.

Pria yang saat menjabat sangat superior dan terkesan kebal hukum itu, akhirnya bunuh diri di toilet Kejati Bali di Denpasar, Senin (31/8/2020) malam sekitar pukul 19.40 wita.

Tragisnya, Tri Nugraha bunuh diri dengan cara menembak dirinya sendiri kala akan digiring ke mobil tahanan Kejari Bali untuk ditahan. Petugas menemukan luka tembak di dadanya.

Seperti diketahui, Tri Nugraha terseret kasus korupsi yang membawa mantan Wagub Bali Ketut Sudikerta ke balik jeruji. Tri Nugaraja tewas bunuh diri di toilet Kejati usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejati Bali.

Tri Nugraha yang berasal daril Bandung, Jawa Barat, sempat dilarikan ke RS BROSS, Renon, Denpasar, yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari Kejati Bali. Sayang, nyawa sang tersangka tidak bisa diselamatkan dan harus mendahului vonis majelis hakim Denpasar.

Baca Juga :  KUATKAN DAN MAJUKAN BUDAYA BALI, GUBERNUR LUNCUR PERDA NO 4 TAHUN 2020

Wakajati Bali Asep Maryono kepada wartawan TKP membenarkan kabar bahwa tersangka tindak pidana korupsi Tri Nugraha sudah meninggal dunia. “Berdasar informasi dari dokter yang kami terima, tersangka Tri Nugraha sudah meninggal dunia,” jelas Wakajati Maryono.

Bagaimana kronologis kejadian memalukan itu? Aksi koboi ala tersangka korupsi Tri Nugraha terjadi pada Senin (31/8/2020) malam sekitar pukul 19.40 WITA. Tersangka Tri Nugraha menjalani pemeriksaan di lantai dua Gedung Kejati Bali.

Setelah pemeriksaan oleh penyidik, tersangka Tri Nugraha menjalani pemeriksaan kesehatan. Sekitar 15 menit setelah tim medis turun dari lantai II Kejati Bali, sejumlah petugas kejaksaan hendak membawa Ketua FKPPI Bali ini untuk ditahan.

Nah, targedi memalukan nan memilukan itu terjadi usai pemeriksaan oleh tim medis. Sekitar pukul 19.40 Wita, tersangka Tri Nugraha digiring menuju mobil tahanan untuk ke Lapas Kerobokan.

Menurut informasi malam ini memang tim penyidik Kejati Bali hendak menahan tersangka tindak pidana korupsi Tri Nugraha.

Baca Juga :  “KKN PULANG KAMPUNG”: MANFAATKAN POTENSI DESA, MAHASISWA UM MALANG CIPTA JAENAB

Entah apa yang ada dibenaknya, sebelum sampai di parkiran mobil dan masih di lantai dua, tersangka Tri Nugraha meminta izin ke toilet. Nah, tiba-tiba saat itu terdengar suara letupan senjata dari dalam toilet di lantai II Gedung Kejati Bali.

Mendengar suara letupan senjata itu, kontan suasana Kejati riuh dan gaduh. Petugas yang menunggu di lantai I berlarian ke lantai II. Para pengawal pun berhamburan ke arah toilet dan begitu pintu toilet dibuka, sang koruptor itu sudah tumbang berisimbah darah. “Awas mati dia. Tolong bantu kami!” teriak seorang petugas kepada wartawan yang mengambil gambar.

“Saat itu petugas kami mengawal menunggu di luar. Ada petugas polisi juga yang mengawal,” tambah Maryono.

Sekitar pukul 20.00 wita, tubuh Tri Nugraha digotong dari lantai dua menuju mobil tahanan di lantai satu. Namun, sebelum mendapat perawatan tim medis RS BROSS, Tri Nugraha dilaporkan sudah meninggal dunia.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *