1
Sen. Sep 21st, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

PARIWISATA: LUAR BIASA, BONDALEM DANAI PELATIHAN DIVE BAGI SISWA SMA

2 min read

BONDALEM-JARRAKPOSBALI.COM – Kendati dunia masih dikepung oleh pandemic COVID-19, dan Sebagian besar dana pemerintah baik pusat, provinsi, kabupaten, hingga desa difokuskan pada penanggulangan virus produk Cina itu, namun situasi ini tidak menghalangi program Pemerintah Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali.

Sebagai bukti, kendati masih dalam kungkungan pandemic COVID-19 namun Pemerintah Desa Bondalem menggelar pelatihan dive bagi para siswa SMA di wilayah tersebut. Kegiatan tersebut dikemas dalam jenis kegiatan Pelatihan Konservasi Laut oleh Kelompok Pokmaswas.

Perbekel Bondalem, Drs Ec Gede Ngurah Sadu Adnyana menjelaskan bahwa program pelatihan ini merupakan satu-satu program pemerintahan desa di Indonesia. Kata dia, Desa Bondalem memiliki perairan laut yang cukup luas dan potensi SDM yang ada sehingga Pemdes Bondalem membuat program pelatihan tersebut.

“Kita punya laut yang luas, terumbu karang yang bagus, sumber daya manusianya seperti instruktur bersertifikat ada, maka kami program kegiatan tersebut. Tujuannya, kalau anak-anak ini tamat sekolahnya dan tidak mau melanjutkan kuliah maka mereka sudah memiliki skil untuk kerja,” papar Perbekel Ngurah Sadu.

Baca Juga :  Ini Penjelasan Wamenag Soal Manipulator Agama Presiden Jokowi

Ngurah Sadu menuturkan bahwa program ini sudah berjalan sejak tahun 2018 lalu. Bahkan Pemdes Bondalem sendiri yang membiaya instruktur dive untuk mengikuti kursus instruktur dengan lisensi internasional.

“Untuk peningkat kualitas instrukturnya sekitar Rp 45 juta. Sedangkan untuk tahun ini anggaran bagi pelatihan ini sebesar Rp 42.380.000,” ungkap Ngurah Sadu lagi.

Instruktur dari SSI (Scuba School International) Nyoman Sugiartha menuturkan bahwa dirinya senang sekali karena di Desa Bondalem banyak anak-anak sekolah tingkat SMA yang tertarik dengan kegiatan tersebut. “Saya sebagai seorang instruktur sangat senang karena banyak juga adik-adik dari SMA yang mau bergabung ikut peduli dengan lingkungan, peduli dengan laut kita dan lingkungan di darat. Karena bagaimana pun lingkungan laut dan darat tidak bisa dipisahkan,” ujar Sugiartha yang pernah menjadi pembicara di Amerika Serikat beberapa tahun lalu itu.

Sugiartha mengakui bahwa kehadiran para diver muda ini sangat membantu dirinya dalam melakukan konservasi terhadap laut di perairan Bondalem yang kaya akan terumbu karang itu.

Baca Juga :  INFO DEWAN: SIDAK PUSKESMAS I BUSUNGBIU, DEWAN USULKAN PEMERATAAN TENAGA DOKTER

Bukan hanya itu, Sugiartha juga berterima kasih kepada Pemdes Bondalem yang telah membiaya segala aktivitas konservasi laut di perairan Bondalem itu.

Sementara salah peserta pelatihan konservasi laut, Komang Alit Adiarsana, siswa SMAN 2 Tejakula, juga merasa senang dan bangga karena perhatian Pemdesa Bondalem yang luar biasa bagi pembangun desa terutama di sector konservasi laut. Terlebih, kata dia, Pemdes Bondalem telah membiayai segala kegiatan terkait pelatihan konservasi laut.

“Saya sangat berterima kasih kepada desa yang sudah membiayai saya dan teman-teman saya sampai jenjang ini. Dan saya juga sangat berterima kasih kepada Pak Nyoman Sugiartha. Saya jadi tahu kalau lingkungan di bawah laut itu indah-indah yang belum pernah kita liat di daratan, ada di sana (laut, red),” papar Adiarsana.

Pelatihan konservasi laut kali ini diikuti 10 orang dengan klasifikasi Open Water dan kategori Advanced Adventurer.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *