Berita

Isu Kenaikan Harga BBM Bersubsidi Beredar Melalui WhatsApp, Dewan Minta Masyarakat Tenang

DENPASAR, jarrakposbali.com |  Santernya isu kenaikan BBM bersubsidi belakangan ini membuat masyarakat ketar-ketir. Terlebih isu kenaikan itu menyebar lewat aplikasi WhatsApp.

Belakangan ini, penguna WhatsApp dikagetkan dengan beredarnya kabar kenaikan BBM bersubsidi (Pertalite). Bahkan peredaran isu secara masiv tersebut juga mencamtumkan tabel kenaikan harga yang cukup singnifikan.

Info yang menyebar melalui WhatsApp, menyebutkan kenaikan harga BBM bersubsidi (Pertalite) mulai diberlakukan tanggal 1 September 2022 dengan rincian harga awal Rp.7650 per-liter liter dinaikan menjadi Rp.10.000 per-liternya.

Namun isu yang beredar tersebut diduga hoax atau belum bisa dipastikan kebenarannya. Namun demikian isu yang beredar tersebut membuat warga ketar-ketir lantaran kenaikan harganya sangat tinggi.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: PEDULI COVID-19, JARRAKPOS GROUP SUMBANG 50 KG BERAS

Terkait beredarnya isu kenaikan BBM bersubsidi (pertalite) melalui aplikasi WhatsApp tersebut, Ketua Komisi II DPRD Bali Krisna Budi menghimbau kepada masyarakat agar jangan mudah mempercayai kabar atau berita yang belum tentu kebenarannya, terlebih isu itu beredar melalui media sosial yang tidak jelas sumbernya.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang dan jangan mudah mempercayai isu-isu tidak jelas. Tunggu saja keputusan resmi dari pemerintah,” tegasnya.

 
Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Resmi Membuka Forum GPDRR Tahun 2022 di Nusa Dua Bali
Jarrak Travel

Menurutnya, isu yang beredar tersebut bisa saja disebar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk membuat keresahkan di masyarakat dan menimbulkan situasi yang tidak kondusif.

“Kami minta masyarakat mempercayakan kepada pemerintah terkait dengan ini. Apapun nanti keputusan pemerintah terkait dengan BBM, pastilah itu keputusan yang baik untuk negeri ini. Jadi jangan terpengaruh dengan isu-isu yang beredar karena isu itu tidak jelas sumbernya. Kita harus menjadi masyarakat yang bijak bijak menerima informasi,” pungkasnya.

Penulis : Bratayasa
Editor : Dewa Darmada

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: