BeritaBulelengDaerahPolitik
Trending

Waduh! Semua Bacaleg di Buleleng Belum Memenuhi Syarat

KPU Buleleng Beri Waktu Perbaikan Syarat Dokumen

SINGARAJA, jarrakposbali.com – Informasi mengejutkan disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng yakni seluruh Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) kini berstatus Belum Memenuhi Syarat (BMS).

Dari 596 orang bacaleg yang berasal dari 17 partai politik (parpol) di Pemilu 2024 yang mendaftar, ternyata seluruhnya masih harus memperbaiki dokumen persyaratan berdasarkan hasil verifikasi administrasi.

Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udiyana; mengatakan bahwa status BMS bacaleg lantaran kesalahan teknis, seperti ijazah yang belum terlegalisir hingga belum menggunakan foto terbaru.

“Misalnya, ijazah yang belum dilegalisir kemudian ada gelar-gelar kemasyarakatan yang harus melampirkan surat keterangan dari lembaga yang mengeluarkan gelar, seperti haji, jero dan sebagainya,” ungkapnya.

Berkaitan dengan perbaikan, Dudhi mengatakan bahwa pihaknya memberikan waktu perbaikan mulai tanggal 26 Juni sampai 9 Juli 2023.

Usai pengembalian berkas dokumen persyaratan bacaleg kepada parpol, KPU Buleleng berharap agar berkas yang kurang untuk segera diperbaiki semasa tahap perbaikan.

Dudhi juga berharap agar Liaison Officer (LO) partai politik untuk aktif melakukan komunikasi dan koordinasi dengan KPU Buleleng mengenai persyaratan dokumen yang belum dipahami.

“Kami berikan kesempatan kepada partai politik untuk melengkapi dan memperbaiki dokumen-dokumen bacaleg. Setelah itu kita akan melakukan verifikasi administrasi kembali,” jelasnya.

Sementara itu, Wayan Sudira, Anggota Bawaslu Kabupaten Buleleng; meminta agar KPU Buleleng lebih teliti dalam melakukan proses verifikasi administrasi.

Karena menurutnya, proses verifikasi administrasi harus dilakukan sedetail mungkin untuk mencegah adanya data yang tercecer maupun kurang lengkap.

Sudira juga meminta agar KPU Buleleng dapat memastikan keabsahan dokumen yang masuk dalam persyaratan bacaleg yang disetorkan kembali oleh parpol usai perbaikan nanti.

Selain itu, Bawaslu Buleleng juga berharap agar parpol dan bacaleg memanfaatkan waktu perbaikan ini dengan semaksimal mungkin, sehingga pada batas waktu nanti semua sudah terselesaikan.

“Jangan lengah, karena meneliti administrasi itu harus sedetail-detailnya. Kalau di situ ada kecolongan kan biar nanti tidak ada peserta pemilu yang dirugikan,” harapnya.

“Kalau memang kurang jelas dikonsultasikan kepada KPU, sehingga nanti dibatas waktu untuk perbaikan itu semua clear-lah,” pungkasnya. (fJr/JP)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button