BeritaPolri

Operasi Keselamatan Agung 2022 di Bali Hanya 13 Hari

TABANAN, jarrakposbali.com | Guna menaga cipta kondisi dan terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta mencegah penyebaran covid-19, Polres Tabanan menggelar apel kesiapan pasukan Ops Keselamatan Agung 2022, Selasa (1/3/2022).

Apel yang berlangsung di lapangan Polres Tabanan, dipimpin langsung oleh Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra. Hadir saat itu, Bupati Tabanan diwakili oleh Sekda Tabanan, Dandim 1619 Tabanan, Kasi Perhubungan Tabanan, Kadis Kesehatan, Tabanan, Kasat Pol PP Tabanan, Kepada BPBD, Tabanan dan Waka Polres Tabanan bersama dengan PJU Polres Tabanan.

Sementara peserta apel terdari dari 10 orang perwakilan anggota Kodim, 10 orang perwakilan Sat Pol PP, 10 orang perwakilan Dishub, 10 Orang perwakilan Dinkes dan 10 Orang perwakilan Pers BPBD Tabanan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Tabanan menyematkan pita tanda Operasi warna biru kepada dua orang perwakilan yang ditunjuk, menandai Ops Keselamatan Agung 2022 dengan resmi digelar.

Kapolda Bali dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kapolres Tabanan mengatakan, apel gelar pasukan ini menandai kesiapan dalam melaksanakan operasi dengan sandi Ops Keselamatan Agung 2022 dalam rangka cipta kodisi untuk mewujudkan dan terciptanya Sitkamseltibcarlantas dan juga untuk pencegahaan penyebaran Covid-19, dengan meningkatkan disiplin Protokol Kesehatan.

Operasi Keselamatan tahun 2022 yang dilaksanakan selama 14 hari dari tanggal 1 s/d 14 Maret 2022, secara serentak gigelar di seluruh indonesia, sedangkan di jajaran Polda Bali hanya melaksanakan selama 13 hari mengingat masyarakat Bali akan melaksanakan giat hari raya Nyepi tahun Saka 1944 yang jatuh pada tanggal 3 Maret 2022.

Untuk dapat mencapai tujuan dan sasaran operasi di tengah pandemi corona Virus Dease Covid ( Covid-19 ) ini, pelaksanaan kegiatan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, tetap melaksanakan tindakan Kepolisian terhadap pelanggaran lalu lintas yang kasat mata yang bisa mengakibatkan fatalitas dengan cara humanis mengedepankan senyum, sapa, salam.

Diharapkan semua personel yang tergabung dalam kegiatan operasi, agar memberikan edukasi secara simpatik dan humanis yang terkait berlalu lintas dengan benar kepada masyarakat.

Mulai dari penggunaan helm, spesifikasi kendaraan yang sesuai standar, penggunaan kendaraan sesuai dengan fungsinya, mentaati rambu lalu lintas serta penggunaan masker dan jaga jarak guna mencegah penularan Covid-19.

Sedangkan penegakan hukum hanya dilaksanakan secara Elektronik (Etle) dan salah satu yang menjadi fokus perhatian saat ini adalah keselamatan bagi pengguna jalan.

“Melalui Operasi Keselamatan ini, saya berharap akan tercipta Road Safety Policing menuju Society 5.0, Masyarakat Bali yang memiliki budaya disiplin dan tertib berlalu lintas,” terang Kapolda Bali melalui Kapolres Tabanan.(ded)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button