BeritaBulelengDaerahPolitik
Trending

Ayahnya Politisi Demokrat, Dewa Yudi Maju Caleg Lewat PDI Perjuangan

Putra Dewa Putu Tjakra, Maju dari Dapil Tejakula

SINGARAJA, jarrakposbali.com – Cerita menarik tersaji pada Pemilu 2024 di Kabupaten Buleleng. Dewa Komang Yudi Astara, Perbekel Desa Tembok; maju caleg lewat PDI Perjuangan. Padahal ayahnya merupakan politisi Demokrat.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng mendapat tambahan amunisi dari kalangan perbekel (kepala desa) dalam perhelatan Pemilu 2024 nanti.

Salah satu dari keempat perbekel itu adalah Dewa Komang Yudi Astara yang merupakan Perbekel Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

Dewa Yudi memutuskan maju dan bertarung pada pemilihan legislatif 2024 dari dapil Tejakula (Buleleng 4).

Ia bersama tiga perbekel yang maju lewat PDI Perjuangan tampak dalam rombongan saat pendaftaran caleg pada hari Kamis, 11 Mei 2023 pukul 08.00 WITA di KPU Buleleng.

Uniknya, Dewa Yudi ternyata anak dari Dewa Putu Tjakra yang merupakan politisi partai Demokrat yang pernah duduk di kursi DPRD Buleleng.

Mengenai perbedaan pilihan partai politik, Dewa Yudi dengan bijak mengatakan bahwa setiap orang berhak untuk memilih dan bergabung dengan partai politik.

Perbekel Desa Tembok ini pun mengatakan bahwa ayahnya tidak mempermasalahkan pilihannya itu dan mendukung keputusannya untuk maju menuju DPRD Buleleng.

“Oh tidak masalah sama sekali, tentu sebagai orang tua pasti mendukung. Masalah di internal tidak ada, sudah clear semua,” jelasnya.

Alasan pilih PDI Perjuangan

Mengenai pilihannya bergabung dengan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu, ia menilai ada kesamaan tujuan dan ideologi politik antara keduanya.

Dewa Yudi menambahkan, solidnya partai dari tingkat atas sampai bawah, serta kokohnya mereka menghadapi dinamika politik, membuat PDI Perjuangan menjadi partai yang teruji dan terbukti.

Konsisten dan integritas PDI Perjuangan pun, menurut pria murah senyum ini, sangat bagus apalagi partai yang dominan dengan warna merah ini pernah menjadi oposisi dan pemerintah.

Selain itu, integritas dan konsistennya partai pimpinan berlambang banteng ini pun menjadi salah satu faktor bergabungnya putra Dewa Putu Tjakra itu.

Tiang (saya) secara pribadi punya banyak persamaan dengan ideologi PDI Perjuangan. PDIP partai yang sangat teruji secara kapasitas dan kredibilitas,” ujarnya.

“Soliditasnya juga jadi salah satu hal yang membuat tiang tertarik ya, jadi bagaimana soliditas organisasi dari tingkat atas sampai bawah benar-benar dibuat kokoh,” lanjutnya.

Terkait dengan targetnya pada pertarungan calon anggota legislatif, Dewa Yudi mengaku akan berjuang secara maksimal sehingga bisa memperjuangkan aspirasi Buleleng timur di DPRD Buleleng.

Sebagai kader partai, ia juga akan berusaha semaksimal mungkin agar dari dapil Tejakula dapat merebut dua kursi untuk PDI Perjuangan.

“Mungkin tiang nggak ngomongin target, yang penting upaya maksimal dan upaya bersama. Target dua kursi di dapil Tejakula agar tercapai,” tutupnya.

Selain nama Perbekel Desa Tembok itu, ada juga nama I Kadek Sara Adnyana (Perbekel Desa Patas), I Ketut Winaya (Perbekel Desa Patemon), dan I Ketut Kusuma Ardana (Perbekel Desa Bungkulan).

Mereka siap bertarung di dapil masing-masing lewat PDI Perjuangan menuju DPRD Buleleng. (fJr/JP)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button