Buntut Posting Konyol Bertemu Winasa di Rutan Negara, Dek Joni Minta Maaf Sebut Tak Punya Ide

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Buntut dari tindakan konyolnya mengungah pertemuannya dengan terpidana kasus korupsi I Gede Winasa di dalam Rutan Kelas IIB Negara, Jembrana di media sosial, akhirnya I Kade Joni Asmara Adi Putra meminta maaf ke publik.
Dalam permohonan maafnya yang diunggah di akun fb pribadinya, I Kade Jonj Asmara Adi Putra yang diakrab disapa Dek Joni menyampaikan bahwa tindakannya itu hanya dilantasi rasa kekagumannya kepada mantan Bupati Jembrana tersebut.
Disamping itu, postingan tersebut menurut politisi yang digadang-gadang bakal maju di Pemilu Legislatif 2024 melalui Partai Golkar bertujuan untuk mengabarkan kepada teman-temannya terkait kondisi Winasa yang dalam keadaan sehat-sehat saja. Namun dia mengaku tidak menyadari bahwa tindakannya itu adalah menyalahi aturan.
Saat redaksi jarrakpos.com menanyakan maksud atau motif postingan tersebut yang dinilai sarat dengan nuansa politik, Dek Joni mengaku tidak memiliki ide. Dia juga mengaku bahwa postingan tersebut merupakan postingan biasa seperti tiap harinya dia membuat postingan di akun pribadinya.
Namun saat ditanya, sudah berapa kali menemui Winasa dalam rutan untuk mengabarkan kondisi Winasa dalam rutan, Dek Joni tidak menjawab.
Sayangnya permohonan maaf yang selalu datang belakangan tidak cukup untuk menghentikan penilaian warga net yang terlanjur menyebutkan pertemuan tersebut penuh dengan intrik politik.
Buntutnya, pihak Rutan Negara disalahkan karena dianggap memfasilitasi kegiatan politik. Bahkan pihak Rutan Negara justru dituding membiarkan kegiatan politik bergerak liar di dalam Rutan.
Tak mau disalahkan, akhirnya pihak Rutan Negara memberikan klarifikasi. Bahwa memang benar Dek Joni beberapa waktu lalu telah mengunjungi I Gede Winasa ke Rutan Negara.
Sebelum masuk ke dalam Rutan, yang bersangkutan (Dek Joni) telah melewati pemeriksaan ketat termasuk pengledahan oleh petugas P2U sesuai SOP yang berlaku di Rutan Negara.
Pertemuan tersebut merupakan silahturahmi biasa dan dipastikan tidak ada pembahasan politik karena pertemuan tersebut dalam pantauan petugas Rutan. Hanya saja saat hendak meninggalkan Rutan, pertemuan tersebut sempat dipoto oleh supir pribadi dari Dek Joni.
Kemudian berselang beberapa hari, poto tersebut kemudian diunggah oleh Dek Joni tanpa sepengetahuan Winasa dan pihak Rutan Negara dengan menambahkan kalimat bernuansa politik, sehingga memantik protes dari para netizen.(ded/megga)



