BadungBerita
Trending

Made Ponda Wirawan Dampingi Bupati Adi Arnawa Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Semana

BADUNG, jarrakposbali.com – Suasana religius menyelimuti Pura Dalem dan Prajapati, Desa Adat Semana, Mambal, Kecamatan Abiansemal, Selasa (19/5). Sejak pagi, krama adat tampak memadati areal pura dengan busana sembahyang serba putih, sementara suara kidung dan tabuh baleganjur mengiringi jalannya Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Mapedudusan Agung Menawa Ratna serta Tawur Balik Sumpah.

Di tengah suasana sakral itu, anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan hadir mendampingi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Kehadiran jajaran pemerintah daerah terasa bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap denyut kehidupan adat dan spiritual masyarakat Bali yang terus dijaga lintas generasi.

Prosesi karya berlangsung khidmat. Asap dupa perlahan membumbung di pelataran pura, berpadu dengan doa-doa umat yang datang membawa harapan akan keselamatan dan keharmonisan desa adat. Di banyak sudut pura, semangat ngayah terlihat hidup. Para krama bekerja bersama tanpa banyak bicara, namun penuh makna.

Turut hadir mendampingi Bupati, Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Sukadana, Plt Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, prajuru adat serta tokoh masyarakat setempat. Momentum itu juga dirangkaikan dengan penyerahan hibah Pemerintah Kabupaten Badung sebesar Rp1,35 miliar secara simbolis serta dana punia Rp25 juta untuk mendukung pelaksanaan karya dan pelestarian pura.

“Pelaksanaan yadnya ini bukan hanya wujud sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga menjadi ruang memperkuat rasa kebersamaan dan keharmonisan masyarakat adat,” ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Yang menarik, karya ini tidak hanya menjadi ruang spiritual, tetapi juga memperlihatkan bagaimana adat Bali tetap hidup di tengah perkembangan daerah yang semakin modern. Pada akhirnya, kekuatan Bali sering kali justru terlihat dari cara masyarakat menjaga akar tradisinya tetap kokoh.

Bupati Adi Arnawa dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Badung sepanjang tahun 2025. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur, penguatan sektor olahraga, pelestarian adat budaya hingga program kesejahteraan masyarakat pada tahun 2026.

“Pemerintah Kabupaten Badung akan selalu hadir mendukung masyarakat dalam menjaga adat, budaya dan nilai-nilai spiritual yang menjadi jati diri Bali. Semoga seluruh rangkaian karya berjalan lancar, labda karya, sida sidaning don,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia I Wayan Suwen menjelaskan rangkaian Karya Ngenteg Linggih telah dipersiapkan sejak tahun sebelumnya dan diawali matur piuning pada 16 Februari 2026. Puncak karya pada 19 Mei dipuput lima sulinggih dari sejumlah griya di Bali.

Menjelang sore, suasana pura tetap ramai oleh umat yang silih berganti datang sembahyang. Di tengah arus perubahan zaman, pemandangan seperti ini sering kali menghadirkan satu hal sederhana namun penting. Tradisi di Bali masih hidup karena terus dijaga bersama, dengan rasa tulus, ngayah, dan keyakinan yang tidak pernah benar-benar pergi.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button