Bencana Alam

Apel Gelar Pasukan dan Pengecekan Sarana Prasarana Pendukung Antisipasi Bencana Alam

KARANGASEM,JARRAKPOSBALI.com │Kapolres Karangasem AKBP Ricko A.A Taruna, S.H.,S.I.K.,M.H.,M.M., didampingi Dandim 1623 Karangasem Letkol Inf. Bima Santosa memimpin Apel Gelar Pasukan Antisipasi Bencana Alam tahun 2021 di wilayah hukum Polres Karangasem. Selasa, 30 November 2021.

Apel Gelar Pasukan Antisipasi Bencana Alam yang dilaksanakan di lapangan Pesat Gatra Polres Karangasem ini diikuti oleh personil TNI/Polri, Satpol PP, Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Perhubungan (Dishub), BPBD,  Basarnas, PLN serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karangasem.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pengecekan sarana prasarana yang disiapkan sebagai antisipasi bencana alam di wilayah Kabupaten Karangasem. Sekaligus pengecekan kesiapan personil yang akan terlibat dalam penanganan bencana.

Kapolres Karangasem menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel TNI-Polri, BPBD,Tenaga Kesehatan dan seluruh stakeholder lainnya beserta masyarakat Kabupaten Karangasem yang bersama-sama telah mendedikasikan seluruh waktu, tenaga serta pikiran dalam rangka penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Karangasem.

“Perlunya dilakukan penyuluhan kepada masyarakat di Kabupaten Karangasem di karenakan daerah Karangasem merupakaan daerah rawan bencana. Agar masyarakat di Karangasem waspada serta tanggap terhadap bencana alam”, katanya.

Kapolres menekankan adanya potensi peningkatan curah hujan pada periode musim hujan tersebut. “Oleh karena itu perlu kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap lanjutan dari curah hujan tinggi yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi”, terangnya.

Untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi tersebut, Kapolres mengingatkan agar Pemerintah Daerah, masyarakat dan semua pihak terkait dengan pengelolaan sumber daya dan pengurangan risiko bencana yang berada di wilayah yang berpotensi terdampak agar bersiap segera untuk melakukan langkah pencegahan dan mitigasi terhadap peningkatan potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor, angin kencang atau puting beliung ataupun ancaman badai tropis lainnya.

“Kami meminta agar masing-masing satuan tugas menyiapkan mental dan fisik yang prima serta dilandasi komitmen moral yang tinggi dan disiplin kerja yang tinggi, hindari ego sektoral dalam penanganan bencana alam”, pungkasnya. /je

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button