Karangasem

HLUN 2026 Jadi Momentum Pemkab Karangasem Wujudkan Daerah Ramah Lansia

KARANGASEM, Jarrakposbali.com – Pemerintah Kabupaten Karangasem bersama Pemerintah Provinsi Bali menggelar peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2026 yang dipusatkan di Aula Sabha Prakerti Kantor Bupati Karangasem,  Pada Jumat (29/5/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema nasional “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, sebagai wujud komitmen bersama dalam menghadirkan kehidupan yang sehat, aktif, mandiri, dan sejahtera bagi para lanjut usia.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat perhatian terhadap keberadaan lansia sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah. Lansia dinilai bukan sekadar kelompok penerima layanan sosial, melainkan sosok penuh pengalaman, nilai kehidupan, dan teladan yang memiliki kontribusi besar dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Dalam sambutan Bupati Karangasem yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, ditegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karangasem terus berkomitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas hidup lansia secara berkelanjutan.

“Keberadaan para lansia merupakan sumber inspirasi dan teladan bagi generasi muda. Sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan mereka memperoleh perhatian, perlindungan, dan pelayanan yang layak sehingga tetap dapat menjalani kehidupan dengan sehat, mandiri, dan bermartabat,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Sebagai implementasi nyata komitmen tersebut, Pemkab Karangasem terus memperkuat berbagai program perlindungan sosial, pelayanan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi dan sosial bagi lanjut usia. Sejumlah program strategis yang telah berjalan di antaranya penyaluran bantuan sosial berupa sembako, fasilitasi kepesertaan BPJS Kesehatan melalui segmen PBPU BP Pemda bagi lansia sebatang kara yang dibiayai APBD, hingga pengembangan Program Sekolah Lansia yang dilaksanakan bekerja sama dengan pemerintah desa guna menjaga produktivitas dan kualitas hidup para lansia.

Selain itu, optimalisasi Posyandu Lansia juga terus diperkuat sebagai pusat pelayanan kesehatan terpadu di tingkat desa yang tidak hanya menyediakan pemeriksaan kesehatan berkala, tetapi juga dukungan psikososial dan ruang interaksi sosial bagi para lansia.

Seluruh program tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Karangasem, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Karangasem yang AGUNG (Aman, Gigih, Unggul, Nyaman, dan Gemah Ripah Loh Jinawi).

Berdasarkan laporan Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Karangasem, jumlah lansia di Kabupaten Karangasem yang masuk kategori desil 1 sampai 5 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) mencapai 31.515 orang. Data tersebut mencerminkan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor dalam memastikan perlindungan dan pelayanan terhadap kelompok lansia rentan dapat berjalan optimal.

Pada peringatan HLUN tahun ini, sebanyak 100 lansia kategori desil 1-5 dari Kelurahan Subagan, Kelurahan Karangasem, dan Kelurahan Padangkerta turut diundang secara khusus untuk mengikuti rangkaian kegiatan pelayanan terpadu.

Sebelum kegiatan seremonial dimulai, para peserta terlebih dahulu mendapatkan layanan kesehatan terpadu yang meliputi pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, pemeriksaan kesehatan mata melalui dukungan Rumah Sakit Mata Bali Mandara Provinsi Bali, serta pengenalan Senam Lansia guna menjaga kebugaran dan kesehatan fisik para peserta.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para lansia tampak antusias mengikuti setiap rangkaian pelayanan yang diberikan sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap kesejahteraan mereka.

Dukungan terhadap penguatan layanan lansia juga disampaikan Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Sosial Provinsi Bali. Dalam kesempatan tersebut ditegaskan bahwa pelayanan terhadap lansia tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan dan aksi nyata yang berkelanjutan.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Bali tercatat telah memfasilitasi pelayanan bagi 46 orang lansia di dua panti swasta serta 98 orang lansia di Panti Wreda milik provinsi. Selain itu, pendekatan pelayanan berbasis keluarga dan masyarakat juga terus diperkuat guna memastikan lansia tetap memperoleh dukungan sosial, akses kesehatan, dan perlindungan hukum dari risiko penelantaran maupun eksploitasi.

Keberhasilan penyelenggaraan peringatan HLUN 2026 di Kabupaten Karangasem juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak dan pemangku kepentingan, di antaranya Bank Indonesia Provinsi Bali serta Yayasan Dharma Wisesa Jati yang turut berkontribusi dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan bagi lanjut usia.

Melalui momentum Hari Lanjut Usia Nasional Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Karangasem mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian sosial dan membangun lingkungan yang inklusif, ramah lansia, serta penuh penghormatan terhadap para orang tua sebagai bagian penting dari fondasi kehidupan bermasyarakat.

Dengan sinergi lintas sektor yang semakin kuat, diharapkan para lansia di Kabupaten Karangasem dapat menikmati masa tua yang sehat, bahagia, produktif, dan bermartabat. (Rno)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button