Kasus Covid-19 Naik Jembrana Berlakukan PJJ, Bupati Tamba Minta Maaf

JEMBRANA, jarrakposbali.com | Setelah sempat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), akhirnya Jembrana kembali menerapkan sistim Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Ini dilakukan mengingat lonjakan kasus Covid-19 di Jembrana terus meningkat.
Bahkan, PJJ tersebut telah dimulai Senin, 7 Februari 2022 lalu dan hingga kini masih berlangsung. Namun demikian PJJ bisa saja sewaktu-waktu berganti dengan PTM, jika kasus Covid-19 di Jembrana menurun, bangkan melandai. Mengingat evaluasi terhadap kebijakan ini dilakukan tiap minggunya.
“Ya, sejak Senin lalu, kita di Jembrana memberlakukan PJJ, ini karena kasus Covid-19 cendrung mengalami peningkatan. Sebelumnya kita di Jembrana memberlakukan PTM karena kasus Covid-19 cendrung landai,” terang Kabid Dikdas pada Dinas Pendidikan Pemkab Jembrana, Nyoman Wenten, Sabtu (12//2/2022)
PJJ menurut Wenten, diperlakukan mulai dari TK, SD dan SMA/SMK, hingga waktu yang tidak ditentukan. Kebijakan ini mengimuti status Bali yang saat ini dinyatakan PPKM level tiga. Wenten juga meminta masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan agar wabah Covid-19 cepat berlalu, sehingga PTM bisa dilaksanakan lagi.
Sebelumnya terkait Jembrana kembali memberlakukan PJJ dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA/SMK, Bupati Jembrana Nengah Tamba, sempat menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh siswa dan sisiwi di Jembrana karena harus melaksanakan PJJ, mengingat kasus Covid-19 di Jembrana meningkat.
Kebijakan PJJ tersebut diambil karena dia ingin seluruh siswa dan siswi sehat dan terhindar dari penularan covid-19. Namun menurut Tamba, PTM bisa kembali dilaksanakan, jika kasus Covid-19 di Jembrana melandai.(ded)



