Kasus Covid-19 Melandai, Dinas Dikpora Jembrana Terapkan Setengah PTM

JEMBRANA, jarrakposbali.com | Setelah sebelumnya menerapkan sistim pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena kasus covid-19 mengalami peningkatan, kini Kabupaten Jembrana kembali memberlakukan sistem pembelajaran tatap muka (PTM).
Sistim pembelajaran tatap muka (PTM) tersebut mulai diberlakukan sejak Kamis (10/3/2022) pagi karena kasus covid-19 di Jembrana terus menurut, bahkan cendrung melandai.
Namun, sitem PTM yang mulai diterapkan tadi masih tahap percobaan dengan sistim PTM 50 persen. Evaluasi akan dilakukan setiap minggunya. PTM ini berlaku untuk tingkat TK, SD dan SMP di bawah Dinas Dikpora Jembrana.
Kabid Dikdas, Dinas Dikpora Jembrana I Nyoman Wenten dikonfirmasi redaksi jarrakposbali membenarkan Kabupaten Jembrana sejak pagi tadi kembali menerapkan sistim PTM mulai tingkat TK, SD dan SMP.

“Kalau tingkat SMA/SLTA itu kan kewenangan provinsi,” ujarnya, Kamis (10/3/2022) petang.
Menurutnya PTM kali ini skalanya baru 50 persen, diatur secara bergiliran. Artinya menurut wenten, PTM dilaksanakanan setengah dari isi kelas, yang setengahnya melaksanakan PJJ. Begitu terus secara bergiliran.
“Yang setengahnya hari ini mengikuti PTM, besok mereka mengikuti PJJ. Yang PJJ hari ini, besok mereka mengikuti PTM,” terang Wenten.
Keputusan ini diambil menurut Wenten karena perkembangan kasus covid-19 di Jembrana terus mengalami penurunan, bahkan cendrung melandai. Evaluasi menurutnya terus dilakukan tiap minggunya. Penerapan setengah PTM tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Mudah-mudahan tidak ada kasus covid-19 lagi di Jembrana, sehingga PTM seratus persen bisa dilaksanakan dengan baik,” tutupnya.(ded)



