Kapolres Jembrana Tegaskan Anggota Tak Ada Pungli Terhadap Masyarakat

JEMBRANA, jarrakposbali.com | Anggota Polres Jembrana diminta agar jangan melakukan pungli dan melakukan pelanggaran dalam melaksanakan tugas. Anggota diminta untuk melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan baik dan profesional.
Hal tersebut ditegaskan Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K. saat memberikan pengarahan terkait pembinaan dan operasional Polres Jembrana yang dihadiri oleh Waka Polres Jembrana, para Kabag, para Kasat, para Kasubag, para Kasi, dan Ka SPKT Polres Jembrana, Rabu (25/5/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menekankan agar selalu mengingatkan anggota dan terus melakukan pengecekan dalam pelaksanaan tugas, serta jangan jadi hambatan dalam pelaksanaan tugas.
Untuk anggota yang bertugas di bidang pelayanan, terutama pelayanan SIM, Kapolres Jembrana menegaskan agar tidak ada pungli penerbitan SIM, pelayanan SIM Booster agar responden memenuhi sesuai survey setiap bulan, termasuk untuk pelayanan sidik jari dan SKCK, serta pelayanan lainnya bisa diikutkan dalam mengisi responden tersebut.
Lebih kanjut, Kapolres meminta terkait penyerapan anggaran di masing-masing Satker perlu ditingkatkan karena pertengahan 1 tahun sudah harus perlu diserap 40 persen.
Terkait dengan Louncing SIM Booster dan peninjauan/peresmian Gedung SPKT agar disiapkan sarana dan prasarana rencana kegiatan dimaksud.
“Sedangkan operasional lainnya agar masing-masing Satker tidak terjadi adanya pelanggaran anggota, lengkapi administrasi yang benar agar kita membiasakan yang benar, jangan anggap remeh administrasi, karena administrasi yang membantu kita dan meminimalisir komplain. Terkait operasional anggota agar para Kasat cek sebagai bentuk pengawasan,” tegasnya.

Kapolres juga menyampaikan terkait ZI, agar seluruh program dicek lagi, lakukan evaluasi terhadap setiap program, ZI yang ke-4 diharapkan jangan sampai gagal, apa yang dipersiapkan dicek kembali, update website yang dimiliki karena nanti dicek dalam penilaian ZI.
Kapolres juga menegaskan, pihaknya ke tidak menginginkan ada anggota yang melakukan pungli. Karena perbuatan pungli akan merugikan anggota dan institusi Polri.
“Untuk giat patroli Samapta jangan sampai menerima sesuatu di masyarakat, kegiatan anggota murni tugas tidak ada niat yang lain, termasuk disetiap kegiatan pengamanan jangan meminta hal-hal yang lain,” ujar Kapolres Jembrana.
Kepada pungsi Intelkam, Kapolres Jembrana meminta agar dibantu untuk pengecekan situasi di medsos maupun hal yang lain. Anggota pelayanan jangan mau menerima pemberian dari masyarakat terutama pelayanan di SPKT.
“Jangan mau menerima apapun dari masyarakat, pelayanan ini gratis, kalau ada keperluan sampaikan kepada saya, termasuk juga kepada jaga tahanan jangan ada yang minta sesuatu ke keluarga tahanan,” tutup Kapolres.(dewa darmada)



