BeritaBulelengDaerah

Ketua DPRD Buleleng, Aprisiasi Giat Baksoskes dan Penghijauan BMI Buleleng

BULELENG, jarrakposbali.com – Giat bakti sosial kesehatan (Baksoskes) gratis dan penghijauan yang dilakungan secara rutin oleh Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Buleleng, dibawah komando dr Ketut Putra Sedana, Sp. OG atau yang akrab dipanggil dokter Caput, mendapat apresisi dari Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, SH.

Menurutnya, apa yang dilakukan sayap partai BMI Buleleng merupakan hal yang sangat positif karena menyasar masyarakat dari semua kalangan, terutama masyarakat di pedesaan.

Kegiatan Baksoskes dan penghijauan yang dilakukan oleh BMI Buleleng yang dimotori dokter Caput menurut Gede Supriatna yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Buleleng, merupakan kegiatan rutin yang telah dilakukan sejak lama.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan dari BMI Buleleng dibawah dokter Caput, karena kegitan itu sangat bermanfaat buat masyarakat,” terangnya dikonfirmasi jarrakposbali.com akhir pekan lalu saat menghadiri giat Baksoskes dan penghijauan di Desa Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng.

Lanjut Gede Supriatna, apa yang dilakukan kader partai ini merupakan langkah nyata untuk masyarakat dan bisa meningkatkan etabilitas Partai di Masyarakat. Terlebih tak lama lagi akan menghadapi tahun politik 2024.

Gede Supriatna berharap, kegiatan-kegiatan yang berbasis menyentuh langsung masyarakat kedepannya terus bisa dilakukan secara rutin, bukan saja oleh BMI melainkan seluruh kader PDI Perjuangan Buleleng, sehingga PDI Perjuangan benar-benar dicintai masyarakat.

Sementara itu Ketua DPC BMI Kabupaten Buleleng dr Ketut Putra Sedana, Sp. OG dikonfirmasi mengatakan, kegiatan baksoskes berupa pelayanan kesehatan gratis, donor darah dan penghijauan yang dilakukan di Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng merupakan giat terakhir rangkaian peringatan HUT PDI Perjuangan yang ke 49.

“Ini merupakan giat baksoskes dan penghijauan yang terakhir berkaitan dengan peringatan HUT PDI Perjuangan yang ke-49. Namun demikian, pihaknya akan tetap melaksanakan kegiatan serupa di desa-desa yang ada di Buleleng, sehinga masyarakat Buleleng seluruhnya mendapat pelayanan kesehatan gratis,” tegasnya.

Demikian halnya penghijauan, pihaknya juga akan terus melakukan penghijauan dengan membagi-bagikan pijer atau bibit kelapa. Disamping untuk penghijauan, pohon kelapa yang dipilihnya karena bernilai ekonomis tinggi, mulai dari daun muda, daun tua, daun kering hingga buah dan batang bisa digunakan. (dewa darmada)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button