Berita

Amor Ing Acintya, Diduga Positif Rabies, Sutamayasa Meninggal

JEMBRANA, jarrakposbali.com | Salah seorang warga Jembrana diduga menjadi korban keganasan rabies. Warga ini meninggal setelah sempat digigit anjing positif rabies.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, I Made Sutamayasa (41), warga Lingkungan Petapan Persidi, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, sekitar tiga bulan sempat digigit anjing positif rabies.

Namun lantaran luka gigitan tidak terlalu serius, korban engan memeriksakan dirinya ke Puskesmas. Namun naas, Jumat (17/6/2022), sekitar pukul 10.00 Wita korban akhirnya meninggal dunia di rumahnya.

Lurah Tegalcangkring I Gusti Ngurah Eka Armadi dikonfirmasi kemarin membenarkan ada warganya meninggal diduga karena positif rabies. Dugaan itu diperkuat dengan pernyataan rumah yang menyatakan korban meninggal karena positif rabies.

“Alamrhum saat digigit anjing menolak untuk berobat ke Puskesmas,” terangnya. Sabtu (18/6/2022).

Eka Armadi juga mengatakan, selain mengigit korban, anjing positif rabies itu juga sempat mengigit enam warganya. Namun keenam warga tersebut sudah langsung mendapat penanganan VAR di Puskesmas Mendoyo.

Selain itu, vaksinasi masal terhadap anjing peliharaan juga dilakukan. Termasuk melakukan eliminasi terhadap anjing-anjing liar.

Lebih lanjut Eka Armadi mengatakan, almarhum terkena gigitan anjing sekitar 3 bulan yang lalu dan tidak merasakan gejala apapun. Dikarenakan almarhum saat itu tidak berobat, pada hari Rabu 15 Juni 2022, korban mengalami gejala sakit yang mengarah ke rabies.(x)

Penulis : Angga
Editor : Dewa Darmada

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button