
BULELENG, jarrakposbali.com – DPC BMI Kabupaten Buleleng kembali melakukan aksi sosial dengan menggelar bakti sosial kesehatan (Baksoskes) geratis dengan menyasar masyarakat.
Dimotori DR dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG, giat baksoskes, Minggu (2/10/2022) digelar dengan menyasar masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil. Wilayah terpencil ini dipilih karena jarang dijamah oleh pemerintah.
Desa terpencil tersebut yakni Desa Tambakan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Sebuah desa yang terletak di atas perbukitan dan harus melewaati wilayah Kintamani, Kabuapten Bangli, untuk mencapai desa tersebut yang merupakan wilayah Kabupaten Buleleng.
Ketua DPC BMI Buleleng DR. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG yang juga akrab disapa dr Caput, dalam kegiatan tersebut juga menggandeng Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng yang juga Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, SH.
Rombongan BMI yang lengkap dengan tenaga medis yang terdiri atas dokter dan perawat/bidan, serta tim PMI Kabupaten Buleleng, disambut Perbekel Tambakan, I Gede Eka Wandana bersama jajarannya termasuk Bhabinkamtibmas Desa Tambakan, Aipda Murdiantara.
Pada kesempatann itu, Perbekel Eka Wandana pun menyampaikan langsung semua permasalahan yang dihadapi desa itu kepada kedua tokoh PDIP yang kini masuk dalam bursa kandidat bupati dan wakil bupati Buleleng 2024 tersebut.
Tekait kegiatan Baksoskes BMI Peduli ini, Perbekel bertato itu mengaku sangat senang atas kegiatan itu. Dia menyatakan bahwa kehadiran BMI Buleleng dengan BMI Peduli yang menggelar Baksoskes ini sangat membantu warganya untuk memeriksa kesehatan mereka secara gratis.
“Saya bangga dan bersyukur karena BMI mau datang ke desa kami membantu warga kami untuk mengecek kesehatan mereka secara gratis. Desa kami ini terpencil, jauh dari fasilitas kesehatan, sehingga kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga kami,” ucap Perbekel Eka Wandana.
Perbekel yang suka karaoke itu berharap kegiatan ini sesering kali digelar di desanya karena memang masyarakat di Tambakan sangat membutuhkan pelayanan kesehatan. “Harapan saya, kegiatan ini berlanjut di hari-hari mendatang agar masyarakat kami bisa periksa kesehatannya. Karena mereka tidak bisa menjangkau fasilitas kesehatan di kota,” harap Perbekel Eka Wandana.
Bagaimana komentar Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, SH? “Kami tentu sangat bangga, karena Pak Dokter (DR dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG, red) adalah kader partai (PDIP) dan Ketua DPC BMI Buleleng yang selama ini terus melakukan kegiatan bakti sosial yang membawa nama BMI ke seluruh desa di Kabupaten Buleleng, bahkan hari ini di Desa Tambakan, desa yang boleh dibilang masih sangat terpencil,” jelas Supriatna yang akrab disapa Supit.
Kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Buleleng itu bahwa kegiatan Baksoskes BMI di Desa Tambakan sangat penting karena sangat diharapkan masyarakat setempat. “BMI bisa berbuat banyak di sini, karena dari sisi geografis, Tambakan ini merupakan daerah yang agak ke dalam (baca: pedalaman), tentu memerlukan pelayanan kesehatan, karena akses layanan kesehatan cukup sulit dengan kondisi wilayah seperti ini. Sehingga kegiatan ini tentunya sangat baik bagi masyarakat di sini,” papar Supit.
“Kami DPC PDI Perjuangan selalu mendorong bagi teman-teman seluruh kader partai setiap saat, setiap hari itu bisa ada di tengah-tengah masyarakat. Saya juga hadir disini sama Pak Dokter melayani kesehatan masyarakat dan saya menyerap aspirasi masyarakat apa saja permasalahan yang ada di sini,” jelas Supit.
Supit mengaku dirinya sudah mendapat laporan tentang sejumlah permasalahan seperti jalan di beberapa dusun yang memang sangat susah diakses. “Tadi saya juga sudah koordinasi dengan Kadis PUPR Buleleng untuk bisa meninjau dan koordinasi dengan Pak Perbekel melihat situasi jalan sehingga bisa diprogramkan di tahun 2023. Demikian juga masalah air, tadi juga sudah ngobrol dengan Pak Perbekel agar diadakan desa,” urai politisi asal Tejakula itu.
Apakah nanti Pak Dokter Caput dan Pak Ketua DPRD dipasang menjadi calon bupati dan wabup dan terpilih, bisakan ini menjadi program utamanya? “Maaf, untuk urusan pilkada itu kita tidak berani mendahului DPP Partai karena arahan, prioritas sekarang turun bersama menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat. Urusan itu (kandidat bupati/wabup, red), itu DPP, ya,” ucap Supit diplomatis.
Sementara Ketua DPC BMI Kabupaten Buleleng DR dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG, yang akrab disapa Dokter Caput itu memaparkan bahwa BMI Kabupaten Buleleng sebagai sayap PDI Perjuangan selalu turun ke masyarakat membantu masyarakat dan hari ini menggelar Baksoskes di Desa Tambakan.
“Memang BMI Kabupaten Buleleng turun ke masyarakat dan saat ini di Desa Tambakan, desa yang termasuk daerah yang terpencil di Buleleng; jauh dari pusat kota. Dan disinilah kita hadir. Dan tadi sudah diampaikan bahwa daerah-daerah yang terpencil memang jauh dari jangkauan aksis pelayanan kesehatan. Disinilah kita turun melakukan kegiatan bakti sosial kesehatan ini. Dengan harapan masyarakat di sini lebih mudah mendapat pelayanan kesehatan,” papar Dokter Caput.
Dokter Caput yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng itu mengaku bersyukur karena pada kegiatan Baksoskes kali ini juga hadir Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna yang juga sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Buleleng itu. Karena, kata dia, kehadiran kader PDI Perjuangan di legislative itu sangat membantu kegiatan BMI terutama langsung menyerap aspirasi masyarakat setempat.
“Kita bersyukur dengan Pak Ketua DPRD Pak Supit langsung turun ke masyarakat, dan inilah memang kita dari BMI yang merupakan sayap dari partai (PDI Perjuangan) yang senantiasa turun berada di tengah-tengah masyarakat, karena apa? Karena berada di tengah-tengah masyarakat, dengan kita melihat langsung, mendengar langsung, kita pasti akan tahu bagaimana sebenarnya masalah yang ada di masyarakat,” ungkap Doktor jebolan Pasca Sarjana Undiksa Siingaraja ini.
“Dan otomatis dengan hadirnya Pak Ketua DPRD Buleleng, dan tadi ngobrol juga dengan Pak Perbekelnya dan juga beberapa masyarakat, masalah-masalah ini sudah kita tamping, dan saya sudah pastikan bahwa kita tentunya yang memiliki misi kerakyatannya untuk masyarakat, pasti ini akan disikapi. Dan tadi luar biasa sekali, tadi Pak Ketua DPRD langsung berkoordinasi, langsung menelpon Kadis PUPR untuk mengatas masalah infrastruktur di Desa Tambakan ini,” pungkas Dokter Caput.
Kegiatan hari ini meliputi pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, donor darah serta penghijauan. (frs/ded)



