
SINGARAJA, jarrakposbali.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Buleleng menargetkan pecah telur dalam Pemilu 2024 nanti.
Target pecah telur ini menjadi target utama dari PKS Buleleng lantaran pada perhelatan Pemilu 2019 lalu, mereka tidak ikut berpartisipasi di Kabupaten Buleleng.
Pendaftaran caleg partai pimpinan Ahmad Syaikhu itu berlangsung pada hari Kamis, 11 Mei 2023 pukul 14.00 WITA di KPU Buleleng.
Ketua DPD PKS Buleleng, Muhammad Muslim; menyebutkan bahwa pihaknya mendaftarkan 22 orang caleg yang berasal dari empat dapil.
Empat dapil itu antara lain dapil Buleleng, dapil Sukasada, dapil Seririt, dan dapil Gerokgak.
“Caleg kita sebanyak 22 orang yang tersebar di empat dapil. Target semua terisi, semoga tercapai, mohon doanya,” ujar Muslim.
Muslim menargetkan semua dapil tersebut dapat terisi caleg-caleg dari PKS Buleleng. Apalagi, PKS Buleleng yang belum memiliki wakil di DPRD Buleleng. Sehingga mereka menargetkan pecah telur pada Pemilu 2024 ini.
Mengenai dapil berpeluang, Muslim menegaskan keempat dapil tersebut sangat berpeluang untuk direbut PKS Buleleng.
Namun Muslim mengatakan bahwa harapan itu dapat tercapai apabila semua caleg dapat bekerja keras dan maksimal.
“Oh iya (target pecah telur), kan belum ada wakil, mudah-mudahan tahun ini pecah telur,” jelasnya dengan senyum.
“Semuanya berpeluang, tergantung agent-agent kami bergerak,” tambahnya lagi.
Terkait sisa dapil lainnya, Muslim menyebutkan bahwa lima dapil lainnya memang masih kosong.
Sementara itu, Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udiyana; tidak mempermasalahkan adanya partai politik (parpol) yang tidak memaksimalkan semua dapil pada Pemilu 2024 nanti.
Pihaknya pun mempersilahkan parpol untuk maju sesuai dengan kemampuan dan kesepakatan di internal partai masing-masing.
“Bisa, partai politik dipersilahkan untuk maju sesuai kemampuan tidak harus penuh dapilnya, itu tergantung internal partai politik,” jelas Dudhi.
Bersamaan dengan itu, Dudhi menjelaskan bahwa nantinya parpol tidak dapat menambah atau mengurangi caleg serta pindah dapil.
Namun mereka bisa memperbaiki atau mengganti caleg apabila dalam perjalanan Pemilu 2024 nanti ada permasalahan atau meninggal dunia. (fJr/JP)



