
SINGARAJA, jarrakposbali.com – Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Buleleng menargetkan satu fraksi di DPRD Buleleng. Mereka akan menghadapi partai-partai besar untuk bisa mencapai target.
Pendaftaran calegnya berlangsung pada hari Minggu, 14 Mei 2023 pukul 09.00 WITA di KPU Buleleng. Mereka datang dengan iringan baleganjur dari arah timur menuju KPU Buleleng.
Ketua Pimpinan Cabang PKN Buleleng, Nyoman Suarta; mengatakan bahwa pihaknya menargetkan satu fraksi di DPRD Buleleng, dengan minimal empat kursi yang mereka raih.
“Untuk target kami di Kabupaten Buleleng minimal mencapai satu fraksi, astungkara 100 persen,” ujar Suarta usai pendaftaran caleg di KPU Buleleng.
PKN Buleleng mendaftarkan 45 orang caleg yang siap bertarung pada perhelatan Pemilu 2024 nanti, dengan keterwakilan perempuan yang sudah memenuhi syarat.
Mengenai dapil potensial, pihaknya mengaku sudah memetakan target sesuai wilayah yakni dapil Sawan (wilayah timur), dapil Buleleng (wilayah tengah), dan dapil Seririt (wilayah barat).
Sebagai bagian dari strategi, PKN Buleleng terus bergerak untuk merangkul generasi milenial untuk memilih partai pimpinan Gede Pasek Suardika.
“Partai ini adalah partai besutan daripada orang Bali, dan menjadi ketua umumnya adalah orang Bali,” lantang Suarta.

Siap hadapi partai besar
Selain itu, PKN yang notabene merupakan partai baru, tentunya akan menghadapi partai-partai besar dengan strategi yang berbeda.
Untuk itu, partai berlambang garuda merah itu pun merekrut tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Buleleng untuk membantu mendongkrak nama dan suara mereka.
“Yang jelas kami merekrut tokoh-tokoh Buleleng, termasuk di sini ada Jero Budi Hartawan yang pernah menjadi Anggota DPRD Provinsi Bali,” jelasnya.
“Dan banyak lagi tokoh-tokoh Buleleng yang sudah pernah duduk di angota legislatif bergabung di PKN,” lanjutnya.
Suarta menambahkan bahwa partainya tidak ingin berspekulasi terlalu banyak untuk memenuhi ambisi mendapatkan satu fraksi di DPRD Buleleng.
Namun pihaknya akan tetap bergerak dan berjuang di masyarakat sehingga dapat memilih Partai Kebangkitan Nusantara.
“Nah, kami karena partai baru terus terang saja kami tidak berani untuk bagaimana berspekulasi,” katanya.
“Artinya bagaimana kami berjuang bergerak agar masyarakat di kabupaten buleleng ini bersimpati kepada Partai Kebangkitan Nusantara,” tutupnya. (fJr/JP)



