Berita

Layanan Paspor Merdeka Disambut Antusias Warga

Program khusus peringatan HUT ke-80 RI ini layani 41 pemohon paspor dalam dua hari di Benoa Square, Badung.

jarrakposbali.com, BADUNG – Suasana Benoa Square akhir pekan lalu terasa berbeda. Bukan sekadar pusat keramaian, melainkan juga menjadi tempat masyarakat mendapatkan layanan istimewa dari Imigrasi Ngurah Rai. Melalui program bertajuk “Layanan Paspor Merdeka”, puluhan warga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengurus dokumen perjalanan mereka tanpa harus menunggu hari kerja.

Program yang digelar pada Sabtu–Minggu, 23–24 Agustus 2025, ini hadir sebagai bentuk inovasi layanan publik dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Masyarakat yang kerap terkendala waktu pada hari kerja kini bisa lebih leluasa mengurus paspor di akhir pekan.

“Momentum kemerdekaan kami jadikan semangat untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Dengan program ini, masyarakat bisa lebih mudah mengurus paspor meski di akhir pekan,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Winarko.

Selama dua hari pelaksanaan, tercatat 41 permohonan paspor masuk. Pada hari pertama, 26 permohonan didominasi paspor elektronik baru 5 tahun dan penggantian paspor elektronik 10 tahun. Sementara hari kedua, ada 15 permohonan, dengan mayoritas tetap paspor elektronik baru 5 tahun.

“Kami memang membuka kuota hingga 80 orang selama dua hari. Meski jumlahnya belum maksimal, antusiasme masyarakat cukup tinggi dan kami anggap program ini berhasil,” tambah Winarko.

Tidak semua permohonan langsung selesai diproses. Beberapa masih pending karena kekurangan dokumen. Namun, petugas memberi kesempatan agar pemohon segera melengkapi berkas sehingga proses penerbitan bisa tetap berlanjut.

“Bagi pemohon yang belum lengkap, jangan khawatir. Kami tetap memberi ruang agar segera melengkapi dokumen. Tujuannya agar pelayanan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Dengan sentuhan semangat kemerdekaan, Layanan Paspor Merdeka menjadi wujud nyata komitmen Imigrasi Ngurah Rai mendekatkan layanan publik kepada masyarakat. Meski sederhana, inisiatif ini membuktikan bahwa pelayanan publik bisa dibuat lebih ramah, fleksibel, dan mudah diakses oleh siapa saja.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button