Berita

Rakor Tindaklanjuti Pembangunan Infrastruktur Strategis Tahun 2026

Gubernur Koster Apresiasi Dukungan Pemkab Bangli dan Jro Gede Batur untuk Pembangunan Parkir Pura Batur

jarrakposbali.com,DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, memimpin rapat koordinasi yang dihadiri oleh para kepala daerah di Bali pada Rabu, 1 Oktober 2025. Bertempat di Gedung Kertha Sabha, Jaya Sabha, Denpasar, rapat tersebut membahas langkah-langkah untuk memastikan kelancaran pembangunan infrastruktur strategis yang direncanakan terealisasi pada tahun 2026. Program-program tersebut termasuk pembangunan gedung parkir di Pura Batur, jalan underpass Jimbaran, serta fasilitas di Pelabuhan Sanur yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pariwisata dan mengatasi masalah kemacetan di Bali.

Gubernur Koster membuka rapat dengan menekankan pentingnya persiapan matang dari seluruh pemerintah daerah dalam mewujudkan infrastruktur strategis yang diharapkan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan di Bali. Pembangunan ini meliputi beberapa proyek vital yang membutuhkan kerja sama antar pemerintah daerah dan kementerian terkait, seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Usulan ini sudah saya sampaikan langsung kepada Bapak Menteri PUPR, dan prinsipnya beliau mendukung. Secara resmi juga sudah bersurat menjawab usulan yang kita ajukan. Kita diminta untuk menyiapkan semua persyaratan, mulai dari pembebasan lahan, dokumen studi kelayakan, DED, hingga Amdal. Jika semua sudah clear, proyek bisa direalisasikan pada tahun 2026,” tegas Gubernur Koster dengan semangat.

Gubernur Koster juga menyoroti kemacetan yang kerap terjadi di Pelabuhan Sanur, yang semakin memburuk akibat terbatasnya kapasitas lahan parkir. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa pembangunan gedung parkir di Sanur akan menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan dan juga mendukung Sanur sebagai gerbang pariwisata Bali menuju Nusa Penida dan Nusa Lembongan.

“Pembangunan gedung parkir Sanur akan menjadi solusi strategis untuk mengurai kemacetan sekaligus mendukung Sanur sebagai gerbang pariwisata Bali menuju Nusa Penida dan Nusa Lembongan,” ujar Gubernur Koster.

Selain membahas infrastruktur, Gubernur Koster juga mengingatkan tentang pentingnya berjuang untuk mendapatkan dukungan dana dari APBN di luar alokasi transfer daerah, mengingat penurunan anggaran transfer daerah ke Bali. Upaya ini menjadi semakin krusial di tengah banyaknya program yang membutuhkan pembiayaan, seperti normalisasi pasca-banjir yang masih menjadi perhatian.

“Kita harus berjuang keras, karena tidak mudah mendapatkan dukungan APBN di luar alokasi transfer daerah. Apalagi kita juga masih menanggung program normalisasi akibat banjir,” kata Gubernur Koster, menekankan pentingnya optimisme dan usaha keras dalam meraih dana pembangunan.

Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Artha, memberikan apresiasi tinggi terhadap perhatian besar yang diberikan oleh Gubernur Koster untuk pembangunan di Pura Batur. Ia menegaskan bahwa pembangunan gedung parkir ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Batur, dan berharap dapat meningkatkan kenyamanan bagi para pengunjung.

“Sejauh ini belum pernah ada perhatian sebesar ini untuk Pura Batur. Jadi pembangunan gedung parkir ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Batur. Kami, pemerintah Bangli dan Jro Gede Batur, mendukung penuh,” ungkap Bupati Bangli dengan penuh rasa terima kasih.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat mempercepat persiapan untuk proyek-proyek strategis yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Kepala Dinas Perkim Denpasar dan jajaran terkait juga hadir untuk membahas langkah-langkah teknis, agar persiapan dokumen dan lahan dapat berjalan lancar dan tepat waktu. Semua pihak berharap agar proyek ini dapat menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk Bali yang lebih maju dan berkembang.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button