
DENPASAR, jarrakposbali.com – Pada Selasa 7 April 2026 , suasana Gedung Dharma Negara Alaya terasa berbeda. Sejak awal acara, energi anak muda terlihat memenuhi ruangan. Mereka datang bukan hanya untuk menyaksikan sebuah kompetisi, tetapi juga membawa semangat untuk belajar tentang perencanaan hidup yang lebih terarah.
Grand Final Duta Generasi Berencana Kota Denpasar Tahun 2026 menjadi ruang pertemuan berbagai gagasan. Di banyak momen, terlihat bagaimana generasi muda mencoba memahami isu-isu penting seputar kesehatan reproduksi, pendidikan, dan masa depan keluarga.
Kehadiran Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya bersama para tokoh perempuan dan perwakilan organisasi menambah nuansa kolaboratif dalam kegiatan ini. Sering kali, forum seperti ini menjadi titik awal munculnya percakapan yang lebih terbuka antara generasi muda dan para pemangku kebijakan.
Dalam kesempatanya Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyebut pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar ini dapat menjadi ruang edukasi dan konsultasi bagi generasi muda terkait strategi pembangunan rumah masa depan mengenai berbagai isu penting seperti kesehatan reproduksi, perencanaan hidup masa depan, pelarangan penyalahgunaan narkoba serta isu penting lainnya.
“Hal ini penting terutama saat generasi muda ini memasuki fase berumah tangga agar mereka siap menghadapi tantangan kehidupan era kini dengan adaptasi perubahan menggunakan teknologi secara cermat,” kata Eddy Mulya.
Lebih jauh, Eddy Mulya juga mengatakan para Duta Genre ini memiliki peran sebagai problem solver kala menghadapi dinamika dalam menjalani rumah tangga nantinya.
“Selamat kepada Duta GenRe terpilih, anda layak sebagai edukator dan wadah konsultasi sehingga kita dapat maju bersama menuju harapan rumah tangga dan masa depan keluarga muda di Kota Denpasar,” ujar Eddy Mulya.
Sementara, Ketua Forum GenRe Kota Denpasar 2026-2028, I Nengah Ari Suputra Bawa ditemui di sela-sela acara menjelaskan bahwa Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026 ini diikuti oleh 85 peserta. Seperti terobosan yang telah dilakukan di tahun 2025 lalu, proses pendaftaran dibuka luas untuk umum guna memperluas jaringan dan penyebaran program dari GenRe di Kota Denpasar.
Dikatakannya, setelah melalui proses seleksi yang ketat, telah ditepatkan 10 pasang finalis di tahap Grand Final ini untuk berkompetisi menjadi the next Duta GenRe Kota Denpasar tahun 2026.
Adapun rangkaian kegiatan dalam pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar Tahun 2026 ini dimulai dari tahap wawancara, lalu disaring 20 besar peserta mengikuti motion challenge, tes program kerja, medsos challenge, live instagram dan masih banyak rangkaian kegiatan hingga grand final dimana 3 besar dilaksanakan deep interview sesi tanya jawab dari dewan juri kepada peserta.
Pemilihan Duta GenRe mengangkat berbagai isu di Kota Denpasar yang dengan sejalan target pemerintah, yakni mencapai generasi emas 2045. Pihak penyelenggara sendiri juga bertujuan mawadahi remaja melalui edukasi dan sosialisasi yang efektif menarik dan inofatif, sehingga dapat meningkatkan kapasitas kaum muda di Kota Denpasar melalui berbagai program strategis.
Adapun berbagai isu yang diangkat seperti Penanganan Triad KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja), adalah tiga risiko utama yang sering dihadapi remaja, yang mencakup Seksualitas (perilaku seksual berisiko), NAPZA (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif), serta HIV dan AIDS. Ini adalah konsep yang digunakan dalam program edukasi kesehatan untuk mencegah perilaku berisiko di kalangan remaja.
Ari Suputra juga menjelaskan, dalam babak tiga besar ini juga diangkat isu “Fatherless”, dimana dapat kita lihat fenomena kurangnya peran ayah didalam keluarga yang perlu diangkat ke permukaan untuk dishare bersama- bersama.
“Kami berharap Forum GenRe Kota Denpasar dapat menjadi organisasi yang semakin aktif, progresif, dan adaptif dalam menyuarakan isu-isu remaja serta dapat berjalan beriringan bersama Dinas P3AP2KB dan organisasi kepemudaan lainnya dengan semangat kolaborasi dan kerja bersama,” ungkapnya.
Adapun peserta yang keluar sebagai Winner adalah peserta puteri nomor urut 6 yakni Komang Trisna Darmayanti dan peserta putera nomor urut 7 yakni AA. Ngurah Agung Krishna Dananjaya.
Terpilih sebagai Runner Up 1 yakni peserta puteri nomor urut 7 yakni Desak Putu Widya Paramitha dan peserta putera nomor urut 2 yakni I Wayan Nanda Nugraha. Selanjutnya Runner Up 2 yakni peserta puteri nomor urut 5 yakni Ida Ayu Jenny Pradnyaneswari dan peserta putera nomor urut 8 yakni I Gusti Ngurah Agung Abhirama Wijaya.
Pada kategori Juara Intelegensia berhasil diraih yakni oleh peserta puteri nomor urut 3 yakni Ni Nyoman Rista Angraini dan peserta putera nomor urut 3 yakni Made Satria Nugraha Dharma Putra. Sementara Juara Favorit diraih peserta puteri nomor urut 1 yakni IGA. Ayu Linda Pratiwi 1 dan peserta putera nomor urut 9 yakni I Gusti Agung Dika Karmana Putra. (JpBali).



