DPRD Bali dan DKI Jakarta Perkuat Sinergi Media untuk Transparansi Publik
Bahas strategi komunikasi publik, media gathering, hingga pemanfaatan ruang digital dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif.

jarrakposbali.com, JAKARTA – Hubungan antara lembaga legislatif dan media kembali mendapat sorotan positif. Kunjungan kerja Sekretariat DPRD Bali ke DPRD DKI Jakarta, Jumat (10/10/2025), menjadi ajang berbagi pengalaman dalam pengelolaan komunikasi publik dan strategi menghadirkan informasi yang transparan serta dekat dengan masyarakat.
Rombongan DPRD Bali yang dipimpin Sekretaris Dewan, I Ketut Nayaka, datang bersama Kabag Persidangan I Gusti Agung Alit Wikrama, Kabag Umum Kadek Putra Suantara, serta 20 awak media dari berbagai platform cetak, televisi, radio, dan online.
“Media adalah ujung tombak penyampaian informasi kinerja DPRD kepada masyarakat. Tanpa media, prestasi dan progres yang kami lakukan tidak akan sampai ke publik,” ujar I Gusti Agung Alit Wikrama, Kabag Persidangan DPRD Bali.
Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Plt. Kabag Humas DPRD DKI Jakarta, Diah Suryani, yang memaparkan strategi komunikasi publik di ibu kota. Ia menekankan pentingnya keterbukaan dan kedekatan dengan media sebagai mitra utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap kinerja DPRD.
“Kami mengajak media untuk mendukung program transformasi Jakarta. Informasi yang disampaikan harus konstruktif dan membangun, demi kemajuan bersama,” tegas Diah Suryani.
Menurut Diah, media sosial kini menjadi kanal utama bagi masyarakat urban dalam mengakses informasi. Karena itu, DPRD DKI aktif memanfaatkan platform digital seperti Instagram untuk menghadirkan konten yang cepat, ringan, dan mudah dipahami oleh publik.
“Masyarakat kini lebih cepat mengakses informasi, dan kami harus hadir di ruang digital itu,” jelasnya.
Selain publikasi digital, DPRD DKI juga memperkuat kerja sama dengan Dinas Kominfotik. Melalui kegiatan seperti media gathering yang dikemas dengan diskusi interaktif dan hiburan, lembaga ini ingin membangun komunikasi yang lebih humanis dengan wartawan.
“Kami percaya sinergi ini tidak sekadar formalitas, tapi menjadi ruang menjaring masukan dari wartawan sebagai mitra strategis,” tambah Diah Suryani.
Sementara itu, Kabag Umum DPRD Bali Kadek Putra Suantara turut membagikan pengalaman dalam pengelolaan pengaduan publik. Ia menjelaskan bahwa DPRD Bali kini telah menerapkan sistem SP4N-LAPOR!, yang memungkinkan masyarakat menyampaikan aspirasi tanpa harus datang langsung ke kantor dewan.
“Cukup melaporkan melalui platform digital kami, masyarakat sudah bisa menyampaikan aspirasi atau saran dengan lebih mudah,” ujar Kadek Putra Suantara.
Kunjungan kerja antara DPRD Bali dan DPRD DKI Jakarta ini bukan sekadar forum berbagi informasi, tetapi juga komitmen memperkuat sinergi dengan media sebagai pilar transparansi dan akuntabilitas publik. Melalui kolaborasi di ruang digital dan media konvensional, kedua lembaga sepakat untuk terus menghadirkan informasi yang mendorong partisipasi dan kepercayaan masyarakat.(JpBali).



