Berita

Bersatu Membangun Karangasem AGUNG: Sinergi untuk Masa Depan Gemah Ripah Loh Jinawi

KARANGASEM, Jarrakposbali.com | Semangat kebersamaan terasa kental di Wantilan Sabha Prakerti pada Kamis (12/2). Di bawah langit Karangasem yang cerah, berbagai unsur masyarakat—mulai dari perangkat daerah, tokoh adat, akademisi, pelaku usaha, hingga perwakilan generasi muda—berkumpul dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Tahun 2027. Forum ini dibuka langsung oleh Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, SE yang akrab disapa Gus Par.

Dalam sambutannya, Bupati Gus Par menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar agenda formal tahunan, melainkan ruang strategis untuk menyatukan gagasan dan harapan masyarakat dalam menentukan arah pembangunan Karangasem ke depan. Ia menyampaikan bahwa pembangunan tidak bisa berjalan optimal jika hanya bertumpu pada pemerintah semata.

“Pembangunan adalah kerja bersama. Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh komponen masyarakat agar cita-cita mewujudkan Karangasem yang sejahtera dan gemah ripah loh jinawi benar-benar dapat kita rasakan bersama,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Menurutnya, RKPD bukan hanya dokumen perencanaan, tetapi peta jalan yang menentukan masa depan daerah. Karena itu, setiap masukan, kritik, dan gagasan dari masyarakat menjadi fondasi penting dalam menyempurnakan perencanaan pembangunan tahun 2027. Ia berharap forum ini menjadi wadah dialog yang terbuka, partisipatif, dan konstruktif.

Sementara itu, Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, SH,.MH.,turut menegaskan pentingnya mengesampingkan ego sektoral dalam membangun daerah. Ia mengingatkan bahwa tantangan pembangunan semakin kompleks, sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama.

“Jangan membangun ego sektoral. Mari kita bekerja bersama membangun Karangasem. Pendidikan, infrastruktur jalan, pertanian, kesehatan, dan sektor lainnya harus bergerak seirama sesuai visi Gemah Ripah Loh Jinawi Karangasem Agung. Jika ada kendala, mari kita duduk bersama mencari solusi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat. Akses pendidikan yang merata, pelayanan kesehatan yang prima, pertanian yang produktif, serta infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi menjadi prioritas yang harus dirancang secara terpadu.

Forum Konsultasi Publik ini juga menjadi momentum penting untuk menghimpun aspirasi dari berbagai lapisan masyarakat. Beragam pandangan dan usulan mengemuka, mulai dari penguatan sektor pertanian berbasis kearifan lokal, pengembangan pariwisata berkelanjutan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan.

Dengan semangat gotong royong, seluruh peserta forum sepakat bahwa percepatan pembangunan Karangasem harus dilandasi transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi aktif masyarakat. Melalui RKPD 2027 yang disusun secara inklusif, diharapkan setiap kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Kolaborasi inilah yang menjadi fondasi menuju Karangasem AGUNG—daerah yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara sosial, budaya, dan ekonomi. Dengan sinergi yang kokoh antara pemerintah dan masyarakat, cita-cita mewujudkan Karangasem yang sejahtera, adil, dan gemah ripah loh jinawi bukan sekadar slogan, melainkan tujuan bersama yang terus diperjuangkan.(Rno)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button