BeritaDenpasarPariwisatawisata

ASITA Bali Rayakan HUT ke-55, Teguhkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

Komitmen Menuju Indonesia Emas 2045 Diperkuat Lewat Soliditas dan Kolaborasi

DENPASAR, jarrakposbali.com – Momentum kebersamaan dan refleksi perjalanan panjang dunia pariwisata terasa kental dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ASITA ke-55 Tahun yang digelar oleh DPD ASITA Bali di BTB Meeting Room, Rabu (7/1/2026).

Acara ini menjadi bagian dari perayaan serentak ASITA di seluruh Indonesia dengan mengusung tema “Mewujudkan Pariwisata yang Berkualitas dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Ketua DPD ASITA Bali, I Putu Winasatra, menyampaikan bahwa HUT ke-55 ASITA bukan sekadar perayaan usia organisasi, melainkan momentum bersejarah untuk meneguhkan peran ASITA dalam pembangunan pariwisata nasional, khususnya Bali.

“Hari ini merupakan momentum yang sangat bersejarah bagi kita semua. Di usia ke-55 tahun, ASITA terus berkomitmen mendukung terwujudnya pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar I Putu Winasatra.

Sepanjang satu tahun terakhir, ASITA Bali mencatat berbagai aktivitas dan capaian strategis. Mulai dari promosi pariwisata melalui Cinta Bali Table Top dan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF), pelaksanaan Famtrip, hingga penguatan program SAKIRA sebagai bagian dari peningkatan kualitas SDM pariwisata.

“Berbagai kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa ASITA Bali tidak hanya bergerak di tataran internal organisasi, tetapi juga aktif mempromosikan dan menjaga citra pariwisata Bali,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada promosi, ASITA Bali juga memperkuat jejaring kerja sama melalui penandatanganan MoU dengan asosiasi internasional, instansi pemerintah, daya tarik wisata, serta mitra strategis. Di sisi lain, kepedulian sosial diwujudkan melalui program ASITA Care.

“ASITA hadir bukan hanya sebagai pelaku industri, tetapi juga bagian dari masyarakat. Kepedulian sosial adalah nilai yang terus kami jaga,” tegas Winasatra.

Kontribusi ASITA Bali juga tercermin dari keterlibatan aktif dalam berbagai kebijakan strategis pariwisata daerah, seperti penyusunan Ranperda Kepariwisataan Provinsi Bali, keikutsertaan dalam Satgas Penanganan Wisatawan Asing, hingga kepercayaan sebagai Sekretaris Bali Tourism Board (BTB).

“Keterlibatan ASITA dalam berbagai kebijakan ini menunjukkan bahwa suara pelaku industri pariwisata didengar dan dipercaya,” katanya.

Di tengah berbagai pencapaian tersebut, ASITA Bali tetap menghadapi tantangan dinamika industri pariwisata. Namun, kekompakan dan komunikasi antaranggota menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas organisasi.

“Dengan kerja sama dan kekompakan seluruh elemen ASITA, setiap tantangan dapat kita hadapi dan jadikan pembelajaran untuk terus bertumbuh,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Ketua DPD ASITA Bali menyampaikan harapan agar ASITA semakin solid, inovatif, dan memberi manfaat nyata bagi anggota serta pariwisata Bali. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan ASITA hingga usia ke-55 tahun.(JpBali).

Acara ini dihadiri oleh Dewan Pakar ASITA, Dewan Penasehat, Dewan Pengurus, Dewan Pengawas Tata Krama, serta seluruh anggota ASITA yang berkesempatan hadir dalam suasana penuh kebersamaan dan optimisme untuk masa depan pariwisata Indonesia.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button