
BULELENG, jarrakposbali.com | Barisan DPC BMI Kabupaten Buleleng yang dipimpin ketuanya dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG, menggelar Bakti Sosial Kesehatan (Baksokes) di Desa Sinabun, Kecamatan Sawan, Buleleng, Bali, Minggu (24/4/2022).
Dipilihnya Desa Sinabun karena desa ini memiliki sejarah kejayaan Kerajaan Buleleng dan Kerajaan Majapahit. Kegiatan Baksos tersebut dalam rangka HUT PDI Perjuangan ke-49, DPC BMI Kabupaten Buleleng. Kegiatan tersebut juga merupakan napaktilas perjalan Raja Besar Buleleng, Anglurah Ki Barak Panji Sakti.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah kader BMI Buleleng, kader PDI Perjuangan Kecamatan Sawan, dan sejumlah masyarakat umum.
Dalam kesempatan tersebut Ketua DPC BMI Buleleng dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG, menggelorakan semangat heroik para tetua Desa Sinabun yang miliki semangat dan nilai-nilai peradaban tinggi dalam sejarah Kerajaan Buleleng maupun Kerajaan Majapahit yang menjadi referensi berdirinya bangsa ini.
Menurut Putra Sedana yang akrab disapa dr Caput, Sinabun memiliki nilai sejarah dan spirit yang luar biasa. Desa Sinabun ini termasuk desa dengan bukti sejarah, bahwa di desa itu ada yang namanya Pura Agung Menasa yang berkaitan dengan Kerajaan Majapahit.
“Sinabun juga menyimpan sejarah perjalanan dari Panji Sakti. Yang berangkat dari Wanagiri, Yeh Ketipat, ke Sawan dan menginap di Sinabun karena melihat kondisi dan situasi yang tidak bagus di Sinabun. Dan sekarang kita melihat ada Pura Sakti,” terang dr Caput yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng, Minggu (24/4/2022)

Berdasarkan sejarah Desa Sinabun itulah, dr Caput memberikan pesan kepada semua komponen masyarakat untuk selalu mengharai sejarah Desa Sinabun. dr Caput meminta selurih anggota BMI dan kader PDIP serta masyarakat agar jangan melupakan sejarah itu.
“Dari sejarah ini kita harus jaga, kita harus rawat, dan kita harus kembangkan. Ini akan memberikan nilai positif sekali bagi Desa Sinabun ke depan,” tandas dr Caput.
Sementara itu, Perbekel Desa Sinabun, Nyoman Sumenada, sangat berterima kasih kepada BMI Buleleng dan dr Caput yang telah memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakatnya. Ia berharap ke depannya ada praktisi-praktisi kesehatan lain yang mengadakan kegiatan serupa di Desa Sinabun.
“Programnya Pak Dr Caput ini sangat bagus, sangat membantu masyarakat. Saya secara pribadi, atas nama pemerintahan desa dan juga atas nama masyarakat mengucapkan banyak terima kaish kepada Pak Dr Caput, karena kesehatan sangat penting bagi masyarakat kami,” ujar Perbekel Sumenada.
Pihaknya berharap kegiatan serupa (Baksoskes, red) terus berkelanjutanlah. Bukan hanya dokter Caput tetapi juga dokter-dokter yang lain untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Hal itu juga disampaikan oleh Tokoh Masyarakat Kecamatan Sawan yang juga anggota FPDI Perjuangan DPRD Buleleng, Nyoman Budjana. Mantan Perbekel Suwug itu mengapresiasi strategi jemput bola khususnya di bidang kesehatan yang dilakukan oleh BMI Buleleng.
“Saya salut dan bangga kepada Pak Dr Caput karena programnya sangat menyentuh masyarakat lebih-lebih di masa pandemic Covid-19 ini. Memberikan pelayanan kesehatan ke desa-desa itu, luar biasa dan sangat diharapkan sekali oleh masyarakat,” ucap anggota DPRD Buleleng ini.
Budjana juga berharap agar program kemanusiaan yang dilakukan dr Caput ini bisa ditiru oleh dokter-dokter yang lain sehingga masyarakat Buleleng bisa hidup dalam kesehatan yang prima untuk mencapai masyarakat yang sejahtera.
Dalam baksoskes ini dilakukan kegiatan pengobatan gratis, donor darah serta penghijauan berupa penanaman pohon pujer. Hingga kegiatan usai, terkumpul sebanyak 17 kantong darah yang berhasil dikumpulkan Unit Donor Darah PMI Buleleng.
Yang menarik dari kegiatan ini adalah saat dilakukan pembukaan, dr Caput tidak sendirian tetapi ia mengajak Ketua PAC PDI Perjuangan Sawan Sri Sinewi, anggota FPDI Perjuangan Buleleng Nyoman Budjana dan Perbekel Sinabun Nyoman Sumenada. (dewa darmada)



