BeritaTabanan

Film Pendek Duta Demokrasi KPU Tabanan Tembus 10 Ribu Penonton

TABANAN, jarrakposbali.com –  Ada banyak cara menanamkan nilai demokrasi kepada generasi muda. Di Kabupaten Tabanan, pesan itu hadir melalui sebuah film pendek yang dekat dengan kehidupan pelajar. Berjudul Berani Bicara, Berani Peduli, karya Duta Demokrasi KPU Kabupaten Tabanan ini berhasil menembus lebih dari 10.000 penonton. Angka tersebut menjadi gambaran bahwa pendidikan demokrasi dapat disampaikan dengan cara yang sederhana, mudah dipahami, dan mampu menyentuh ruang pikir generasi muda.

Film pendek ini lahir sebagai bagian dari inovasi pendidikan pemilih yang dikembangkan KPU Kabupaten Tabanan. Cerita yang diangkat mengajak pelajar memahami bahwa demokrasi tidak hanya hadir saat pemungutan suara, tetapi juga tumbuh melalui keberanian menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Lebih dari 10.000 penonton bukan sekadar capaian jumlah. Di balik angka itu ada ribuan generasi muda yang mulai mengenal demokrasi sebagai nilai yang hidup dalam keseharian, bukan hanya pada saat pemilu berlangsung.”

Pemutaran film ini kemudian menjadi bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di berbagai SMP, SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Tabanan. Melalui layar sederhana di ruang kelas, para pelajar diajak memahami bahwa keberanian berbicara harus berjalan bersama rasa tanggung jawab, sementara kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dari kehidupan berdemokrasi.

“Kami percaya budaya demokrasi perlu dibangun sejak dini. Ketika anak muda memahami makna demokrasi secara utuh, mereka akan tumbuh menjadi warga negara yang kritis, bertanggung jawab, dan tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.”

Pendekatan melalui media kreatif menjadi langkah yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi. Film menjadi ruang belajar yang mampu menghadirkan pengalaman emosional sekaligus membangun kesadaran. Bagi KPU Kabupaten Tabanan, pendidikan pemilih tidak lagi terbatas pada ruang sosialisasi formal, melainkan hadir dalam bahasa yang lebih dekat dengan keseharian generasi muda.

“Harapan kami sederhana. Setiap pelajar yang menyaksikan film ini tumbuh menjadi pemilih yang sadar, berani menggunakan hak pilihnya, menghargai perbedaan pendapat, dan ikut menjaga kualitas demokrasi di masa depan.”

Keberhasilan Berani Bicara, Berani Peduli menembus lebih dari 10.000 penonton menjadi langkah awal yang memberi optimisme bagi penguatan literasi demokrasi di Kabupaten Tabanan. KPU Kabupaten Tabanan berkomitmen terus menghadirkan inovasi pendidikan pemilih yang kreatif, inklusif, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Sebab pada akhirnya, demokrasi yang kuat lahir dari kebiasaan untuk mendengar, berpikir, peduli, dan berani menyampaikan suara dengan tanggung jawab. Generasi yang dibangun hari ini akan menjadi penentu kualitas demokrasi Indonesia pada masa yang akan datang.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button