
SINGARAJA-jarrakposbali.com – Selama lima tahun Ketut Sarjana, 32, warga Banjar Dinas Pura, Desa Kaliasem, Lovina, menderita lumpuh. Akibatnya selama lima tahun itu pula Sarjana tidak bisa jalan dan hanya bisa diam di rumah.

Akibatnya, Sarjana pun hanya bisa menanti uluran tangan keluarganya untuk bisa hidup termasuk menghidupi kedua anaknya. Bukan hanya itu, mirisnya Sarjana malah ditinggal istrinya.
Senin (6/9/2021) pagi Ketua DPC BMI Kabupaten Buleleng dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG, yang akrab disapa dr Caput mengunjungi Sarjana di rumahnya yang jauh di pengunungan dan pelosok Banjar Dinas Pura, Desa Kaliasem. Dokter Caput yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng bersama beberapa pengurus BMI Buleleng dan LDC (Loyalis Dokter Caput) menempuhkan perjalanan yang sulit untuk memberikan bantuan kursi roda, sembako dan bantuan uang.
Kondisi Sarjana yanag sangat memperihatinkan itu membuat Dokter Caput terenyuh dan iba. Apalagi kedua anak Sarjana yang masi kecil-kecil itu membutuhkan biaya pendidikan. Dengan nada prihatian dan sedih Dokter Caput menyatakan rasa iba dan kasihannya terhadap kondisi sulit yang dialami Sarjana.
“Pagi ini kita turun menyasar saudara kita yang tidak berdaya. Kita turun berdasaerkan apa yang menjadi informasi dan laporan dari rekan kita (anggota BMI, red) yang ada di sini bahwa memang ada orang yang sangat membutuhkan yang salah satunya adalah Pak Ketut Sarjana ini yang menderita lumpuh,” ucap Dokter Caput di sela-sela kunjunginya itu.
Dokter Caput menyatakan, “Yang sangat memprihatinkan saya selama lima tahun dia lumpuh. Dia ini adalah penopang hidup di keluarganya tapi ketidakberdayaan selama lima tahun, ia terpaksa hanya berbaring di tempat tidur. Atas dasar itulah kita turun melihat kondisi yang sebenarnya, ternyata sangat memperihatinkan.”
Selain kursi roda, Dokter Caput juga membeirkan sembako dan sedikit sumbang uang untuk meringankan beban Sarjana. “Disini kita memberikan kursi roda supaya bapak ini bisa beraktivitas di sekitar sini sekaligus, juga memberikan sembako dan sumbang uang supaya bisa dimanfaatkan minimal meringankan beban ekonominya. Saya juga harapkan dan tekankan agar bapak ini tetap semangat untuk menjalani kehidupan ini. Ini menjadi tugas kita bersama untuk memperhatikan anak-anak dan orang tuanya yang lagi sakit,” papar Dokter Caput.
Pada kesempatan itu, Dokter Caput juga melakukan aksi blusukannya ke beberapa warga lansia dan penderita sakit di Banjar Dinas Pura, Desa Kaliasem. Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng itu memberikan bantuan paket sembako.
Sementara itu Ketut Sarjana, sakit lumpuh, terharu dengan kehadiran Dokter Caput dan jajarannya yang peduli terhadap kondisinya. Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada Dokter Caput. “Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Pak Dokter yang telah memberikan sumbangan kursi roda untuk saya. Terima kasih banyak Dokter,” ucap Sarjana dengan nada haru. (jun/frs/td/JP)



