Pemkab Buleleng Raih Anugerah Meritokrasi Tahun 2022

SINGARAJA, jarrakposbali.com – Pemkab Buleleng meraih Anugerah Meritokrasi tahun 2022.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng kembali meraih penghargaan nasional, yakni Anugerah Meritokrasi Tahun 2022.
Pemkab Buleleng meraih indeks sistem merit dengan predikat sangat baik dengan nilai 330,5 berkat kerja keras menerapkan sistem merit.
Komisi Apratur Sipil Negara (KASN) memberikan penghargaan ini pada hari Kamis, 8 Desember 2022 di Ruang Pertemuan Puri Agung, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.
Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa; mewakili Pj Bupati Buleleng menerima penghargaan tersebut dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi RI.
Bagi Suyasa, raihan ini menjadi bentuk upaya konsisten serta komitmen dari pejabat pembina kepegawaian untuk menerapkan sistem merit dalam bidang kepegawaian
Karena sistem ini akan membantu dalam penempatan sumber daya manusia sesuai dengan potensi, kompetensi, serta keterampilan.
“Dengan nilai yang sangat baik, ya tentu kita ke depan harus berusaha untuk menjaga konsistensi dan komitmen,” ujarnya.
“Agar aturan-aturan birokrasi kepegawaian itu tetap bisa dilaksanakan, dipatuhi dan dipedomani. Dalam hal melakukan tata kelola di bidang meritokrasi kepegawaian,” jelasnya.
Lanjut Suyasa, Pemkab Buleleng melakukan langkah peningkatan kualifikasi melalui pola tugas belajar bagi ASN-nya
Dengan orientasi peningkatan kualitas SDM dari kompetensi yang sesuai kebutuhan untuk memenuhi tupoksi pada masing-masing instansi.
Tidak hanya itu, tes asesmen kepada para pejabat eselon dua dan eselon tiga juga telah dilakukan oleh Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana.

Komitmen perubahan manajemen ASN
Sementara itu, Ketua KASN, Agus Pramusinto; menyebutkan bahwa perolehan anugerah ini merupakan buah kerja keras serta komitmen perubahan manajemen ASN.
Juga hasil dari komitmen instansi pemerintah untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi melakukan pembinaan dengan KASN dan instansi paguyuban dalam menerapkan sistem merit.
Pihaknya menetapkan 174 instansi pemerintah yang memperoleh kategori pelaksanaan sistem merit sangat baik dan baik.
Adapun rinciannya, terdiri atas 30 instansi pemerintah yang meraih kategori sangat baik dan 144 peraih predikat baik.
Di tempat yang sama, Azwar Anas mengatakan penilaian sistem merit ini menjadi hal yang penting dalam memperbaiki kinerja ASN.
Oleh karena itu, penguatan kebijakan kelembagaan manajemen ASN berbasis sistem merit menjadi sangat penting.
Yang tentunya dalam upaya mendorong perbaikan pelayanan publik melalui terciptanya SDM ASN yang andal.
Hal tersebut selaras dengan lima prioritas presiden yang poin pertamanya adalah pembangunan SDM.
“Kita akan masuk empat besar ekonomi dunia. Perlu kita siapkan, salah satunya mempersiapkan manajemen merit, yaitu menyiapkan SDM kita,” katanya.
“Harapan kita ke depan, core value baru akan menjadi bagian dari upaya kita untuk terus memperbaiki pelayanan publik yang core value Ber-Akhlak,” tutupnya. (fJr/Ag/JP)



