
MANGUPURA, jarrakposbali.com – Pagi itu, halaman Kantor Lurah Tanjung Benoa terasa lebih khusyuk dari biasanya. Doa dan rangkaian upacara adat mengiringi langkah para undangan yang hadir. Di tengah suasana tersebut, Anggota DPRD Badung I Wayan Luwir Wiana bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengikuti Karya Melaspas sekaligus peresmian Kantor Lurah Tanjung Benoa di Kuta Selatan.
Upacara yang dilaksanakan meliputi Melaspas, Caru Wraspati Kalpa Alit, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit lan Piodalan Mendem Pedagingan. Rangkaian ini menjadi penanda dimulainya fungsi kantor lurah secara utuh, baik secara administratif maupun secara niskala. Pada kesempatan yang sama, Bupati Badung menandatangani prasasti sebagai simbol peresmian kantor.
“Kantor lurah adalah wajah pelayanan pemerintah daerah di tingkat kelurahan. Saya merasa bahagia karena Tanjung Benoa kini memiliki kantor kelurahan yang layak dan representatif,” ujar Bupati Badung.
Dalam sambutannya, Bupati juga menyinggung kondisi sumber daya manusia di Kantor Lurah Tanjung Benoa. Ia mencermati keterbatasan jumlah pegawai yang berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan publik sehari hari.
“Saya minta Camat Kuta Selatan untuk segera mendata kebutuhan staf secara tertulis dan melaporkannya. Ini penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” katanya.
Perhatian pemerintah daerah juga diarahkan pada sektor pendidikan. Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Badung terus memperkuat kebijakan pendidikan gratis dari jenjang SD hingga SMA, disertai program beasiswa S1 bagi masyarakat dengan penghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan. Kebijakan ini dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia Badung.
“Melalui pendidikan, kita menyiapkan generasi yang unggul dan berdaya saing. Mereka kelak diharapkan mampu menjadi pemimpin dan pelaku usaha yang menjaga nilai nilai lokal,” jelasnya.
Sejalan dengan itu, penataan kawasan pantai Tanjung Benoa juga menjadi perhatian. Pemerintah Kabupaten Badung telah menyiapkan anggaran untuk pengembangan kawasan pantai sebagai destinasi unggulan, sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat dan UMKM setempat.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak benar, serta bersama sama mendukung program pembangunan demi Badung yang sejahtera dan berkelanjutan,” tutup Bupati.
Sementara itu, Lurah Tanjung Benoa I Wayan Sudiana menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Badung, Anggota DPRD, serta seluruh undangan dalam rangkaian upacara dan peresmian kantor lurah.
“Kelurahan Tanjung Benoa memiliki 1.324 kepala keluarga. Saat ini jumlah aparatur masih terbatas, sehingga kami berharap adanya penambahan tenaga agar pelayanan bisa semakin baik,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Kelurahan Tanjung Benoa didukung oleh dua desa adat, yakni Desa Adat Tengkulung dan Desa Adat Tanjung Benoa. Kolaborasi antara kelurahan, desa adat, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mendorong kemajuan wilayah. Upacara Melaspas dan peresmian kantor lurah pun berlangsung lancar, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Tanjung Benoa.(Jpbali).



