
SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Untuk memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-75, Disdagperinkop UKM Buleleng akan gelar pasar rakyat.
Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagperinkop UKM) Buleleng berencana menggelar pasar rakyat.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari peringatan Harkopnas ke-75 di Kabupaten Buleleng.
Kepala Disperindagkop UKM Buleleng, Dewa Made Sudiarta; menyebutkan nantinya baik produk UKM dan koperasi akan ditampilkan bersama.
“Nanti akan ditampilkan produk-produk UKM unggulan dan juga produk unggulan dari koperasi,” ujarnya saat ditemui hari Selasa, 19 Juli 2022.
Lebih lanjut, Dewa Made Sudiarta berujar bahwa produk dari koperasi akan lebih ditonjolkan sehingga masyarakat mengetahui produk dari koperasi.
“Akan menampilkan produk dari koperasi terutama, ini agar masyarakat tahu bahwa koperasi juga memiliki produk unggulan,” ungkapnya.

150 UMKM ikut meramaikan
Berkaitan dengan pasar rakyat, Kadis Dagperinkop UKM Buleleng itu menyebutkan akan ada beberapa acara lain yang berkesinambungan.
Dan tentunya masih dalam rangkaian peringatan Harkopnas ke-75 tahun 2022.
“Ada juga bazzar, produk pertanian, layanan konseling, dan kuliner yang merupakan rangkaian dari pasar rakyat,” sebutnya.
Kegiatan pasar rakyat rencananya akan digelar hari Jumat, 22 Juli sampai Sabtu, 23 Juli 2022 bertempat di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja.
Dewa Made Sudiarta mengungkapkan setidaknya ada sekitar 150-an pelaku UMKM yang akan terlibat dalam kegiatan pasar rakyat itu.
Nantinya, pelaku UMKM yang berasal dari berbagai usaha itu akan menampilkan berbagai varian produk mereka di pasar rakyat.
“Kurang lebih 150 UMKM yang akan terlibat,” kata Kadis Dagperinkop UKM Buleleng itu.
Dari 150 UMKM itu, terbagi menjadi 50 pelaku UMKM produk, kemudian 25 pelaku olahan pangan yang didukung oleh Dinas Ketahanan Pangan.
Lalu ada 15 komoditi pertanian yang juga didukung oleh Dinas Pertanian, serta usaha kuliner baik makanan dan minuman.
Dalam kegiatan pasar rakyat ini juga berencana untuk menggandeng para pelaku distributor untuk membantu program pemerintah.
“Kami juga akan menggandeng pelaku distributor, termasuk PD. Pasar, agar membantu menjual produk sehingga bisa mengendalikan inflasi,” tandasnya. (fJr/JP)



