
DENPASAR, jarrakposbali.co – GOR Lila Bhuana segera memiliki energi yang berbeda. Lapangan yang biasanya tenang akan dipenuhi langkah cepat para atlet muda yang membawa mimpi mereka di ujung stik hockey. Tahun ini, Pengurus Kota Federasi Hockey Indonesia Denpasar memulai satu langkah penting melalui penyelenggaraan Walikota Cup XVI Tahun 2026.
Turnamen ini menjadi momentum awal bagi perkembangan olahraga hockey di Kota Denpasar. Bukan sekadar pertandingan, tetapi juga ruang pembinaan bagi atlet muda yang mulai menapaki jalannya di dunia olahraga.
Humas Pengkot FHI Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menjelaskan bahwa ajang Walikota Cup XVI diikuti oleh empat klub hockey yang berasal dari pembinaan masing-masing klub di Kota Denpasar.
“Ajang ini memang kami arahkan sebagai wahana pembinaan dan pembibitan atlet muda. Klub-klub yang ikut merupakan binaan murni dari masing-masing klub di Denpasar,” ujar Dewa Rai saat dikonfirmasi, Senin 9 Maret 2026.
Bagi pengurus FHI Denpasar, kompetisi perdana ini membawa harapan besar. Mereka ingin membangun fondasi pembinaan yang berkelanjutan, sehingga olahraga hockey dapat berkembang lebih luas di tengah masyarakat.
“Kami berharap Walikota Cup ini menjadi wadah bagi atlet muda hockey untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka,” kata Dewa Rai.
Harapan tersebut tidak datang tanpa alasan. Dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi Bali 2025, cabang olahraga hockey memang baru dipertandingkan sebagai eksebisi. Namun atlet dari Denpasar mampu memberi kejutan dengan menyumbangkan medali emas.
“Prestasi itu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus membina atlet muda. Kami ingin hockey semakin dikenal dan diminati masyarakat, terutama di kalangan siswa,” lanjut Dewa Rai.
Sementara itu Ketua Umum Hockey Kota Denpasar, Nyoman Lodera menyampaikan bahwa turnamen Walikota Cup XVI akan berlangsung pada 10 Maret 2026 di GOR Lila Bhuana Denpasar.
“Kami mengundang masyarakat, khususnya para siswa, untuk datang dan memberi dukungan kepada atlet muda hockey Denpasar,” ujarnya.
Bagi komunitas hockey Denpasar, turnamen ini seperti membuka halaman baru dalam perjalanan olahraga yang masih berkembang ini. Di lapangan nanti, suara stik yang saling beradu mungkin terdengar sederhana. Namun di balik itu ada proses panjang pembinaan, semangat anak muda, dan harapan bahwa suatu hari nanti nama Denpasar akan semakin dikenal melalui prestasi hockey.(JpBali).



