Karangasem

Perjuangkan Peningkatan Alkes dan Gedung UGD Baru, Menkes Beri Sinyal Positif untuk RSUD Karangasem

KARANGASEM, Jarrakposbali.com – Bupati Gus Par Intensifkan Lobi ke Pusat demi Layanan Kesehatan Berkualitas. Komitmen Pemerintah Kabupaten Karangasem di bawah kepemimpinan Bupati I Gusti Putu Parwata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat bukan sekadar wacana. Melalui strategi jemput bola dan komunikasi intensif ke pemerintah pusat, berbagai program strategis kini mulai membuahkan hasil positif demi kemajuan pelayanan di Bumi Tanah Aron.

​Teranyar, Bupati Karangasem yang akrab disapa Gus Par, didampingi Direktur RSUD Karangasem, melakukan kunjungan kerja langsung ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Rombongan Pemkab Karangasem ini diterima langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, di Rumah Dinas Menkes RI, Kamis (11/6/2026).

Pertemuan strategis ini menjadi momentum krusial bagi Karangasem untuk memperjuangkan pemenuhan alat kesehatan (alkes), peningkatan sarana prasarana, hingga rencana pembangunan gedung UGD/IGD terintegrasi di RSUD Karangasem.

​Upaya gigih jajaran Pemkab Karangasem ini pun mendapat respons sangat positif dari Menkes Budi Gunadi Sadikin. Guna memastikan program penguatan layanan kesehatan ini berjalan mulus, Menkes langsung mengarahkan Bupati Gus Par untuk berkoordinasi intensif dengan Direktur Jenderal Kesehatan lanjutan dr. Azhar Jaya, S.H. SKM, MARS., yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.

​Dari pertemuan tersebut, Karangasem berpeluang besar mengamankan dukungan anggaran yang lebih masif untuk percepatan fasilitas kesehatan. Kabar baiknya, Kemenkes RI siap menggelontorkan kembali dukungan pengadaan alat kesehatan (alkes) untuk RSUD Karangasem pada tahun anggaran 2026 ini.

​Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, menegaskan bahwa peningkatan mutu pelayanan kesehatan merupakan satu dari sekian program prioritas utama dalam masa kepemimpinannya. Menurutnya, seluruh lapisan masyarakat Karangasem berhak mendapatkan akses kesehatan yang prima tanpa harus terbebani jarak.

​”Kami ingin masyarakat Karangasem mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik dan terlengkap di daerahnya sendiri, tanpa harus jauh-jauh lagi mencari layanan rujukan ke daerah lain. Dukungan dari Pak Menkes ini tentu menjadi angin segar yang sangat dinantikan masyarakat,” ujar Bupati Gus Par optimis.

​Secara terpisah, Bupati Gus Par mengungkapkan bahwa langkah mengetuk pintu pemerintah pusat menjadi strategi wajib di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Karangasem saat ini. Baginya, pemenuhan hak kesehatan masyarakat tidak boleh kendur hanya karena keterbatasan fiskal daerah.

​”Bagi saya, ini bukan sekadar agenda dinas luar atau kunjungan kerja formalitas. Ini adalah ikhtiar nyata untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi krama Karangasem. Tidak ada yang lebih menenangkan bagi seorang pemimpin selain melihat masyarakatnya mendapatkan pelayanan medis yang cepat dan layak saat mereka membutuhkannya. Astungkara, perjuangan ke Jakarta kali ini membuahkan hasil konkret,” tegas tokoh asal Karangasem ini.

​Selain kepastian dukungan alkes pada tahun 2026, Kemenkes juga membuka peluang dukungan anggaran yang jauh lebih besar untuk lompatan pembangunan fasilitas kesehatan Karangasem pada tahun anggaran 2027 mendatang.

​”Kami akan terus bergerak, terus berjuang, dan konsisten menjemput bola ke pusat. Untuk itu, titiang mohon doa dan dukungan dari seluruh krama Karangasem. Semoga setiap langkah kecil yang kita perjuangkan hari ini, menjadi manfaat yang besar dan berkelanjutan untuk kemajuan Karangasem ke depan,” pungkas Bupati Gus Par.

Keterangan Foto: ​Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata saat diterima langsung oleh Menkes RI Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Kamis (11/6/2026). Pertemuan ini membawa angin segar bagi percepatan fasilitas kesehatan di Karangasem. (Rno)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button