Berita

Bolehkah Umat Hindu Tangkil ke Pura Besakih Saat Karya Ida Bhatara Turun Kabeh Tahun ini?

Denpasar, jarrakposbali.com | Dua kali sudah pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih umat Hindu tidak bisa tangkil bersembahyang karena lonjakan kasus Covid-19 melanda dunia, termasuk wilayah Bali. Lalu untuk tahun 2022 ini banyak warga yang mempertanyakan apakah kita diperkenankan tangkil selama Ida Bhatara nyejer.

 

Menanggapi hal tersebut awak media kali ini mencoba menghubungi pihak yang berkompeten dan tahu persis mengenai bagaimana pelaksanaan Karya di Pura Besakih yang jatuh pada setiap Purnamaning Sasih Kedasa. Beliau tiada lain, Prof.Dr.Drs.IGN.Sudiana,M.Si yang menjabat sebagai Ketua PHDI Bali.

 

Sudiana menjelaskan, Upacara Tahunan di Pura Besakih akan dilaksanakan sesuai kebiasaan. “Mengenai rangkaian Upacara Tawur Labuh Gentuh dan Upacara Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih sesuai kesepakatan akan dilaksanakan sesuai dengan kebiasaan yang sudah berjalan. Upacara Tawur Labuh Gentuh sudah digelar pada tanggal 2 Maret 2022 bertepatan dengan Hari pangerupukan, lalu pada tanggal 17 Maret 2022 pas Purnama Sasih Kedasa merupakan Puncak Karya Ida Bhatara Turun Kabeh,” terang Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa ini.

 

“Iya tentu boleh Lalu krama Hindu boleh tangkil selama ida Bhatara Nyejer, tetapi tetap dibatasi. Ida Bhatara akan nyejer selama 21 hari dan bagi yang ingin tangkil dipersilakan dengan kewajiban harus bahkan mutlak mentaati protokol kesehatan dengan ketat. Itu harus, untuk menghindari kerumunan, kita sudah atur di masing-masing kabupaten/kota yang dapat nganyarin. Kabupaten mana yang dapat giliran nganyarin, saat itulah warga dari kabupaten tersebut boleh tangkil. Juga hendaknya menghindari tangkil pada hari-hari libur,”kata Sudiana.

 

 

“Untuk kesiapan mengantisipasi penyebaran Covid-19 karena hingga saat ini Pandemi belum berakhir, pihak panitia melakukan penjagaan yang ketat agar tidak ada yang melanggar prokes dengan melibatkan Pecalang dan pihak Kepolisian. Kami juga sediakan tempat cuci tangan, agar keluar- masuk Pura pemedek wajib mencuci tangan, pakai masker, tidak ada yang berdesak- desakan, juga kami sediakan tempat scan peduli lindungi,” imbuhnya. (asa)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button