Berita

Dari Amandari ke Senayan, Putu Sudiartana Pulang ke Kenangan

GIANYAR , jarrakposbali.com – Di bawah langit senja yang perlahan meredup di tepian Mango Lango Lake, Bitera, Gianyar, Minggu (31/5/2026), ratusan mantan pegawai Hotel Amandari Ubud kembali dipertemukan oleh kenangan yang tak pernah benar-benar pergi. Mereka datang membawa cerita, tawa, dan jejak perjalanan hidup yang berawal dari tempat yang sama: Amandari Ubud.

Bagi sebagian orang, Amandari mungkin hanya sebuah hotel mewah bertaraf internasional. Namun bagi I Putu Sudiartana, tempat itu adalah sekolah kehidupan yang mengubah arah masa depannya. Dari lorong-lorong pelayanan hotel di Ubud, langkahnya kemudian mengantarkannya menjadi pengusaha sukses hingga duduk di kursi parlemen nasional.

“Saya bergabung dengan Amandari setelah tamat dari STP Nusa Dua. Di sana saya tidak hanya bekerja, tetapi belajar tentang disiplin, profesionalisme, pelayanan kelas dunia, dan bagaimana membangun hubungan dengan banyak orang dari berbagai negara,” kenang Sudiartana.

Selama hampir sepuluh tahun mengabdi, dari 1989 hingga 2000, Amandari menjadi ruang belajar yang mempertemukannya dengan berbagai tokoh dunia. Pengalaman tersebut menjadi jendela yang membuka pandangannya terhadap dunia yang lebih luas.

“Di Amandari saya bertemu banyak tokoh internasional. Salah satunya Mick Jagger dan sejumlah figur dunia lainnya. Dari mereka saya belajar tentang kepemimpinan, cara berpikir global, etos kerja, dan bagaimana melihat peluang dari berbagai sudut pandang,” ujarnya.

Pertemuan-pertemuan itu tidak hanya menjadi cerita menarik untuk dikenang. Lebih dari itu, pengalaman tersebut membentuk karakter dan keberanian Sudiartana dalam meniti berbagai jenjang kehidupan.

“Kalau ditanya di mana saya belajar banyak tentang sukses, salah satunya adalah di Amandari. Saya belajar komunikasi, membangun jejaring, memahami karakter manusia, hingga kepemimpinan. Bekal itu sangat membantu dalam perjalanan saya sebagai pengusaha maupun ketika dipercaya menjadi anggota DPR RI,” katanya.

Meski kini telah menempuh perjalanan panjang di dunia bisnis dan politik, Sudiartana mengaku tidak pernah melupakan tempat yang menjadi pijakan awal kariernya. Karena itulah reuni Amandari Temu Kangen 2026 memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar pertemuan biasa.

“Reuni ini bukan hanya tentang mengenang masa lalu. Ini tentang menghormati tempat yang telah memberikan begitu banyak pelajaran hidup kepada kami semua,” tuturnya.

Bagi Sudiartana, Amandari telah melahirkan banyak sumber daya manusia berkualitas yang kini tersebar dan berkiprah di berbagai bidang. Mereka membawa nilai-nilai profesionalisme yang ditanamkan sejak lama, sekaligus menjadi bukti bahwa sebuah tempat kerja dapat menjadi ruang pembentukan karakter yang luar biasa.

Di antara gemerlap lampu yang memantul di permukaan danau, tawa para sahabat lama malam itu terdengar seperti gema dari masa lalu yang kembali pulang. Reuni Amandari Temu Kangen 2026 bukan sekadar ajang melepas rindu, melainkan perayaan atas perjalanan hidup, persahabatan, dan mimpi-mimpi yang pernah tumbuh bersama. Dari Amandari ke Senayan, kisah Putu Sudiartana menjadi salah satu bukti bahwa pelajaran terbaik dalam hidup terkadang lahir dari tempat kerja yang dijalani dengan sepenuh hati.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button