Dewan Pendidikan Buleleng Dikukuhkan
Diminta Mampu Majukan Pendidikan Buleleng

SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Resmi dikukuhkan, 11 Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng untuk periode 2022-2027.
Setelah resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana; mereka diminta mampu mengantarkan kemajuan pendidikan di Buleleng.
Dewan Pendidikan Buleleng diisi oleh 11 nama yang berasal dari sejumlah elemen yang bertugas untuk mewujudkan pendidikan berkualitas di Buleleng.
Hal itu disampaikan Bupati Buleleng pada hari Senin, 6 Juni 2022, di Lobby Atiti Wisma, Kantor Bupati Buleleng dalam acara pelantikan tersebut.
“Selamat bertugas, semoga nantinya mampu bersinergi mengantarkan kemajuan pendidikan di Kabupaten Buleleng,” ujar Putu Agus Suradnyana.
Putu Agus Suradnyana juga mengharapkan semua jajaran pendidikan bisa berdiskusi bersama terkait persoalan mendasar mengenai capaian tujuan pendidikan dari pemerintah.
Serta mampu memberikan pandangan alternatif solusi terhadap permasalahan pendidikan sehingga mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk memajukan Buleleng.
Siap berkolaborasi bersama
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Made Astika, S.Pd, M.M., menyebutkan penetapan ini sesuai dengan Keputusan Bupati.
Yaitu keputusan Bupati Buleleng Nomor 420/343/hk/2022 Tentang Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng Tahun 2022-2027.
Yang diketuai oleh Dr. Made Sedana, S.Pd., M.Pd., dan Wakil Ketua Dra. Ni Putu Karnadhi, M.Si., yang termasuk dalam 11 orang Dewan Pendidikan Buleleng.
“Saya siap bekerja sama dan berkolaborasi untuk mengawal bersama kemajuan pendidikan di Kabupaten Buleleng,” tegas Made Astika.

Siap berkontribusi untuk pendidikan Buleleng
Di lain pihak, Dr. Made Sedana, S.Pd., M.Pd., selaku ketua mengaku siap menjaga komitmen integritas dan loyalitas.
Made Sedana juga akan selalu siap untuk berkolaborasi dengan semua pihak.
“Mudah mudahan kami bisa memberikan kontribusi walaupun secuil, untuk mencapai tujuan bersama dengan program 12 PAS,” ujarnya.
“Yaitu peningkatan kualitas dan aksesabilitas pendidikan dapat berjalan sesuai harapan,” tutup Made Sedana. (fJr/mdy/JP)



