
SINGARAJA, jarrakposbali.com – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Buleleng menginginkan satu kursi di tiap dapil pada Pemilu 2024 nanti, apalagi ada 19 caleg perempuan.
Gerindra Buleleng mendaftarkan calegnya ke KPU Buleleng pada hari ke-14 atau hari terakhir pendaftaran caleg, hari Minggu, 14 Mei 2023 pukul 10.00 WITA.
Datang dengan ratusan massa, partai pimpinan Prabowo Subianto ini datang dari arah Pasar Banyuasri menuju KPU Buleleng dengan orasi singkat dan lagu-lagu Gerindra mengiringinya.
Ketua DPC Gerindra Buleleng, Gede Harja Astawa; mengungkapkan bahwa caleg partainya sebanyak 45 orang yang tersebar di sembilan dapil di Kabupaten Buleleng.
“Hari ini kita mendaftarkan bacaleg dari partai Gerindra untuk Kabupaten Buleleng berjumlah 45 orang dari sembilan dapil,” terangnya usai pendaftaran.
“Kita sudah mengikuti proses dan semua dinyatakan lengkap,” tambahnya lagi.
Menariknya, dari 45 caleg yang terdaftar, sebanyak 19 orang caleg merupakan keterwakilan perempuan yang tersebar di seluruh dapil.
Yakni tiga orang di dapil Buleleng dan dapil Sawan; kemudian dua orang dari dapil Gerokgak, dapil Banjar, dapil Sukasada, dapil Seririt, dapil Tejakula, dan dapil Kubutambahan; dan satu orang dari dapil Busungbiu.
Sehingga dengan adanya caleg-caleg perempuan yang bergabung di Gerindra Buleleng, Harja berharap partainya dapat memperoleh minimal satu kursi di tiap dapil.
“Target minimal satu dapil ada yang mewakili,” ujar Harja dengan senyum.

Tegaskan Prabowo petugas rakyat
Selain caleg perempuan, Harja juga menyebutkan bahwa partai berlambang garuda ini mengikutsertakan caleg yang berasal dari kaum milenial.
Ini sesuai dengan kata Prabowo Subainto selaku ketua umum yakni partai Gerindra merupakan partai kaum milenial. Sehingga mereka memasang caleg milenial yang berpotensi untuk ikut bertarung di Pemilu 2024.
Mengenai target caleg DPRD Provinsi Bali dari Kabupaten Buleleng, Harja mengatakan bahwa mereka mendapatkan kuota sebanyak 12 orang.
“Kita penuhi kuota 12 ya, di antaranya saya sendiri (Harja Astawa), Pak Ray Yusha, Pak Ketut Jengiskan, Pak Jemi Gunarta, Pak Agus Sewi Putra, Pak Sandi ya, kemudian ada empat kuota perempuan,” rinci Harja.
Disinggung mengenai strategi menghadapi Pemilu 2024, Harja dengan senyumnya menolak memberikan tanggapan lantaran hal itu merupakan rahasia partai.
Namun, ia menyampaikan pesan khusus dari Prabowo Subianto agar bekerja dengan baik dan santun, serta mendekati dan membantu masyarakat.
“Setidaknya jangan membuat masyarakat susah,” kata Ketua DPC Gerindra Buleleng itu menyampaikan pesan Prabowo Subianto.
“Bapak Prabowo bukan petugas partai, Bapak Prabowo adalah petugas rakyat,” tegasnya lagi. (fJr/JP)



