
SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – KRAPSI Piala Gubernur Bali 2022 menjadi ajang unjuk gigi bagi 433 atlet renang.
Sebanyak 433 atlet dari 36 klub renang seluruh Indonesia beradu di Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan Seluruh Indonesia (Krapsi) Piala Gubernur Bali 2022.
Mereka semua akan bertanding dalam 156 nomor di Kolam Renang Nirmala Asri Singaraja, sejak tanggal 1-3 September 2022.
Tak hanya klub renang yang berasal dari Bali, tetapi juga dari luar wilayah Bali ikut berpartisipasi dalam kejuaraan ini.
Pembukaan kejuaraan ini ditandai dengan pelepasan balon oleh Wakil Gubernur Bali, Pj. Bupati Buleleng, serta Ketua PRSI Bali.
Wakil Gubernur (Wagub) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati; berharap kejuaraan ini dapat menghasilkan serta menjaring atlet berprestasi.
Apalagi dengan datangnya atlet-atlet renang dari luar Bali, akan membuat atlet renang Bali lebih mendapat pengalaman yang lebih banyak.
Ia juga mengharapkan dengan adanya KRAPSI Piala Gubernur Bali 2022 ini, akan meningkatkan peminat olahraga renang di Bali.
Bersamaan dengan itu, Wagub Bali mengapresiasi Buleleng yang memiliki kolam berstandar nasional sehingga dapat menggelar kejuaraan seperti ini.
“Buleleng ini adalah satu satunya di Bali yang memiliki kolam renang dengan standar nasional,” terang Wagub yang akrab disapa Cok Ace itu.
“Patut berbangga diri untuk Kabupaten Buleleng,” pujinya lagi.
Memotivasi atlet renang untuk berprestasi
Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Provinsi Bali, Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana menyebutkan beberapa tujuan kejuaraan ini.
Yang sejatinya bisa mendapat perhatian serius, apalagi cabang olahraga renang juga banyak meraih penghargaan bergensi.
Adanya kejuaraan ini, Ketua PRSI Bali berharap para perenang dapat termotivasi untuk berprestasi maupun meningkatkan prestasinya.
“Selain itu juga, berharap ada rekor yang tercapai dalam kejuaraan ini,” ujarnya.
“Terlebih lagi nantinya data-data lomba tercatat pada database renang nasional,” ungkap Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana.
Kekaguman atlet renang luar Bali
Sementara itu, salah satu atlet renang luar Bali, Farand Gavrila Simon (15), asal Balikpapan; mengaku kagum dan senang mengikuti kejuaraan ini.
Bukan tanpa alasan, melainkan karena ia merasa mendapatkan lawan yang tangguh dan sepadan sehingga menambah pengalamannya.
“Lomba di sini saya mendapat pesaing yang tangguh dan setara,” ujar perenang dari Green Taruna Swimming Club Balikpapan.
“Kolamnya juga bagus dan lengkap,” puji Farand.
Farand mengaku bahwa perenang asal Bali juga menjadi lawan yang tangguh, namun ia mengaku tetap akan berjuang untuk mencapai limit waktu. (fJr/Agst/JP)



