Pengayah Terkilir Saat Upacara Ngaturang Pakelem di Puncak Gunung Agung

KARANGASEM,JARRAKPOSBALI.com │Dalam rangka ngaturang pakelem di Puncak Gunung Agung terkait upacara Piodalan di Pura Pasar Agung Giri Tohlangkir Desa Sebudi, salah seorang pengayah mengalami kaki terkilir sehingga tidak bisa turun dari puncak Gunung Agung. Kamis, 21 Oktober 2021
Pengayah yang mengalami cidera (kaki terkilir) bernama Andy Bruner (26), laki-laki, Islam, yang beralamat di Jln. Basangkasa no. 1 A, Lingkungan Basangkasa Seminyak, Kuta Badung.
Andy Bruner bersama kelompoknya “Santi Yoga” beralamat di Blahbatuh, Gianyar yang keseluruhan berjumlah 23 orang mengikuti upacara ngaturang pakelem di Puncak Gunung Agung (ngayah) dimana kegiatan tersebut merupakan rangkaian Piodalan Purnamaning Sasih Kelima Pura Pasar Agung Giri Toh Langkir di Banjar Dinas Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.

Andy Bruner bersama kelompoknya mengikuti Upacara Ngaturang pekelem ke puncak Gunung Agung pada hari Rabu 20 Oktober 2021 dengan melakukan pendakian mulai pukul 01.30 wita dari Pura Pasar Agung Giri Tohlangkir.
Setelah pelaksanaan Upacara Ngaturang Pekelem, Andi bersama kelompoknya turun dari puncak Gunung Agung. Pukul 09.00 wita sesampainya di lereng Gunung Agung di daerah Telaga Mas diketinggian 1100 mdpl, Andi terkilir dan mengalami bengkak pada kaki kiri sehingga tidak bisa menuruni lereng gunung agung.
Adanya kejadian tersebut, Andi kemudian di temani oleh 10 orang temannya dari kelompoknya dan beristirahat di dekat Telaga Mas.

Pukul 13.00 wita, sisa kelompoknya berjumlah 12 orang kemudian melanjutkan menuruni lereng Gunung Agung dan menghubungi Humas Pura Pasar Agung I Wayan Suara Arsana dan pukul 14.30 wita melaporkannya ke Basarnas Kabupaten Karangasem.
Tim Basarnas Kabupaten Karangasem berjumlah 7 orang dipimpin I Gusti Ngurah Eka Widnyana tiba di parkiran Pura Pasar Agung dan langsung mendaki untuk mengevakuasi korban dibantu Bhabinkamtibmas Sebudi Aiptu I Made Wirta Sujana dan pengayah Pura Pasar Agung. Korban akhirnya bisa dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Selat untuk mendapatkan perawatan. /je



