BeritaBulelengDaerah

Momen Hari Lahir Pancasila, Ketua DPC BMI Buleleng Temui Tokoh-Tokoh Sepuh PDI Perjuangan

BULELENG, jarrakposbali.com – Bertepatan dengan hari lahirnya Pancasila, Rabu (1/6/2022) lalu, sekaligus hari pertama bulan Bung Karno, Ketua DPC BMI Kabupetan Buleleng dr Ketut Putra Sedana, Sp. OG, menemui sesepuh-sesepuh PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng.

Momen bersejarah tersebut dimanfaatkam oleh dokter spesialis kandungan untuk berdiskusi politik dalam upaya membesarkan PDI Perjuangan di Kabupaten Buleleng.

Sekaligus sebagai ajang penghormatan bagi para sesepuh partai yang ditemuinya karena telah berjuang untuk kebesaran PDI Perjuanhan di Kabupaten Buleleng.

Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Komang Sudarmaja Duniaji, salah satu sesepuh PDI Perjuangan Buleleng yang berlokasi di Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Buleleng.

Selain dihadiri oleh barisan MBI dan kader PDI Perjuangan Buleleng, nampak pula sejumlah tokoh sepuh PDI Perjuangan Buleleng yang dulu berjuang untuk mrmbesarkan partai di Buleleng.

dr Ketut Putra Sedana, Sp. OG atau yang akrab dipanggil dr Caput dalam kesempatan tersebut mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengingat kembali sejarah pendahulu partai yang berjuang membesarkan partai.

“Kegiatan ini juga sekaligus untuk mengenang kembali perjuangan Bung Karno memerdekakan Indonesia,” ujar dr Caput yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng.

Dengan demikian, dr Caput meminta kepada semua barisan BMI dan kader PDI Perjuangan untuk selalu mengingat sejarah serta mengimplenmentasikannya pada kehidupan sehari-hari, termasuk dalam organisasi.

“Jika ini bisa dilakukan oleh semua kader, niscaya PDI Perjuangan akan besar dan berjaya dan dicintai oleh rakyat,” tegasnya.

Lanjut dr Caput, semangat Bung Karno dalam memberdekakan Indonesia, hendaknya bisa dicontoh oleh barisan BMI dan seluruh kader partai untuk kejayaan partai berlambang kepala banteng tersebut.

Sementara itu, tokoh sepuh PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng Komang Sudarmaja Duniaji dalam kesempatan tersebut sangat mengapresiasi langkah dokter Caput menemui tokoh-tokoh sepuh partai yang dulu berjuang untuk kebesaran PDI Perjuangan di Buleleng.

“Saya meminta kepada semua kader termasuk para pejabat partai agar melakukan langkah seperti yang diambil dokter Caput, mengingat sejarah tokoh partai yang dulu berjuang. Jangan iju-iju mau jadi DPR, tapi berjuanglah dulu untuk membesarkan partai,” pungkasnya. (ded)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button